Sistem ini menghadirkan deteksi ancaman berbasis AI, kontrol data yang ketat, dan integrasi penuh dengan jaringan nasional.
AI Center of Excellence akan berperan penting dalam membangun Infrastruktur Berdaulat, yaitu platform AI nasional yang kuat dan mandiri.
Selain itu, mengamankan Manajemen Data, lewat sistem keamanan digital yang dirancang Cisco.
Mendemokratisasi Teknologi AI, dengan target menjangkau ratusan juta pengguna hingga 2027 melalui jaringan Indosat, mengembangkan Talenta Digital, melalui pelatihan satu juta orang dalam bidang jaringan, keamanan, dan AI.
NVIDIA akan memperkuat ini lewat program Inception dan pelatihan dari Deep Learning Institute, sementara Cisco menargetkan pelatihan 500.000 talenta hingga 2030 melalui Cisco Networking Academy.
Ronnie Vasishta, SVP Telecom NVIDIA, menyatakan bahwa memastikan keterjangkauan teknologi AI adalah hal utama. NVIDIA tidak hanya menyediakan teknologi, tetapi juga berkontribusi dalam membangun ekosistem yang dapat menjadi model bagi negara lain.
Inisiatif lintas sektor ini menjadi tonggak penting menuju kemandirian digital Indonesia yang aman, adil, dan berkelanjutan. AI Center of Excellence bukan sekadar proyek teknologi, melainkan visi bersama untuk masa depan Indonesia yang berbasis inovasi dan kolaborasi.*
Artikel Terkait
Komitmen Jangka Panjang Indosat Ooredoo Hutchison: Dividen Stabil dan Transformasi Menuju AI TechCo
Sahabat-AI Hadir dengan Kapasitas 70 Miliar Parameter: Kolaborasi Indosat dan GoTo Dorong Kedaulatan AI Nasional
UMN dan DQLab Luncurkan AI Training Center
Indosat dan GoTo Luncurkan Sahabat-AI 70 Miliar Parameter: Langkah Strategis Menuju Kedaulatan Digital dan Inovasi Teknologi Lokal
Dwi Santoso: Manusia Tidak Akan Tergantikan AI