"Landsmart Series" Sosialisasi Badan Bank Tanah di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional

Photo Author
Philipus Anton, Suara Pembaruan
- Jumat, 13 Juni 2025 | 14:16 WIB
Kerja-sama Badan Bank Tanah dan STPN Yogya menciptakan ekonomi berkeadilan dan tata kelola pertanahan yang adil serta inklusif. (Ist)
Kerja-sama Badan Bank Tanah dan STPN Yogya menciptakan ekonomi berkeadilan dan tata kelola pertanahan yang adil serta inklusif. (Ist)

Yogyakarta SUARA PEMBARUAN -  Badan Bank Tanah menggelar sosialisasi peran Badan Bank Tanah dalam menciptakan Ekonomi berkeadilan di bidang pertanahan. Acara bertajuk "Landsmart Series" diselenggarakan di pendopo Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Tanah di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) DI Yogyakarta, pada Jumat (13/6/2025).

Dihadiri oleh ratusan taruna/i STPN, BBN mensosialisasikan peran strategis Badan Bank Tanah dalam menciptakan ekonomi berkeadilan dan tata kelola pertanahan yang adil serta inklusif.

Parman Nataatmadja Kepala Badan Bank Tanah dalam sambutannya memaparkan, tanah adalah salah satu instrumen pembangunan paling fundamental. Tanah tidak hanya menjadi sumber daya ekonomi, tetapi juga menjadi dasar keadilan, akses, dan keberlanjutan. "Namun seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan lahan, muncul pula tantangan dalam memastikan akses, distribusi, dan pemanfaatan tanah yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, optimalisasi pengelolaan dan pemanfaatan tanah menjadi agenda penting bagi kita semua dan di sinilah peran Badan Bank Tanah hadir," paparnya.  

Badan Bank Tanah merupakan lembaga khusus (sui generis) yang diberikan kewenangan khusus untuk mengelola tanah dalam rangka menciptakan ekonomi berkeadilan untuk kepentingan umum, kepentingan sosial, kepentingan pembangunan nasional, pemerataan ekonomi, konsolidasi lahan dan reforma agraria. 

Peran strategis tersebut telah diwujudkan dalam bentuk penyediaan tanah untuk perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kendal dan Brebes, Jawa Tengah; Lahan Bandara VVIP IKN dan jalan tol IKN seksi 5B di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur; pemanfaatan lahan oleh badan hukum swasta baik dari skala mikro sampai dengan skala makro.

Badan Bank Tanah yang untuk pertama kalinya di Indonesia melaksanakan reforma agraria di atas HPL Badan Bank Tanah dengan status hak pakai, diungkapkan oleh Parman diiringi dengan penyampaian apresiasi kepada para stakeholder khususnya Kementerian ATR/BPN, GTRA, Forkopimda. 

Dalam kesempatan tersebut, Parman berpesan para taruna/i akan semakin banyak hadir dan berperan bagi bangsa dan negara dalam menciptakan kemajuan serta keadilan di bidang pertanahan. 

“Kalian adalah calon profesional, bahkan calon pemimpin yang dalam beberapa tahun ke depan akan memegang tanggung jawab besar dalam tata kelola pertanahan Indonesia. Karena itu, bangunlah kapasitas diri secara menyeluruh, kuasai aspek teknis dengan baik, pahami kebijakan secara utuh, dan kembangkan kepekaan terhadap tantangan nyata yang akan kalian hadapi di lapangan," pungkas Parman.

Menanggapi acara gelaran acara "Landsmart Series" dikampusnya Ketua STPN, Sri Yanti Achmad, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. Ia berharap sosialisasi Badan Bank Tanah dapat memberikan manfaat besar bagi civitas akademi STPN. 

"Kami yakin Badan Bank Tanah telah melakukan tugas dan fungsinya, serta selalu memperhatikan asas pemanfaatan yang baik dalam menjalankan kewenangannya," ucapnya.

 

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X