Semarang Night Carnival 2025 Menyulap Kota Jadi Panggung Spektakuler

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 5 Mei 2025 | 09:00 WIB
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat menyapa ribuan warga yang menyaksikan Semarang Night Carnival 2025.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat menyapa ribuan warga yang menyaksikan Semarang Night Carnival 2025.

Semarang, SUARA PEMBARUAN - Suasana Minggu (4/5) malam di jantung Kota Semarang terasa berbeda. Ribuan pasang mata terpukau menyaksikan lautan warna, kilau kostum megah, dan parade budaya yang menyatu dalam satu perayaan agung: Semarang Night Carnival (SNC) 2025.Baca Juga: Stok BBM Habus, KM Pulo Tello Hentikan Pelayaran ke Pulau Enggano

Bertempat dari Titik Nol Kilometer hingga Balai Kota Semarang, jalanan kota disulap menjadi panggung megah tempat kreativitas dan tradisi berkolaborasi dalam harmoni yang memesona.

Dengan mengusung tema “Perisai Nusantara”, SNC tahun ini menghadirkan empat subtema unik: Penjor, Burung Merak, Bunga Anggrek, dan Burung Cendrawasih—masing-masing menampilkan kostum tematik yang tidak hanya megah secara visual, tetapi juga sarat makna budaya.Baca Juga: Pertama Kali dalam 57 Tahun, Stok Beras Pemerintah Tembus 3,5 Juta Ton

Atmosfer malam itu begitu hidup. Warga kota bersama keluarga, teman, hingga pelancong dari luar daerah larut dalam semangat karnaval.

Gelak tawa, sorak kagum, dan kilatan kamera menjadi saksi bagaimana seni bisa menjelma jadi medium pemersatu. "Lebih mewah dari tahun lalu. Kostum penjor itu paling keren," kata Siti (45), warga Semarang Utara yang hadir bersama keluarganya.Baca Juga: Tamam Nasional Bromo Tengger Semeru, Terindah Ketiga Sedunia

Tak hanya warga lokal, SNC turut mengundang decak kagum dari pengunjung luar kota. Anton (38), datang jauh-jauh dari Ungaran demi menyaksikan langsung kemeriahan ini. “Kostumnya bagus-bagus, unik semua,” ungkapnya antusias.

Para peserta parade pun merasakan hal serupa. Bagi Jelantik, peserta asal Surabaya, ikut serta dalam SNC adalah bentuk kontribusi terhadap budaya dan semangat kolektif. “Kota Semarang malam ini luar biasa. Sungguh pengalaman yang menyenangkan,” tuturnya dengan mata berbinar.Baca Juga: Wagub Mian Pastikan Setiap Desa di Bengkulu Akan Dibantu Mobil Ambulan

Wali Kota Semarang, Agustina, mengungkapkan rasa bangganya atas suksesnya perhelatan ini. Ia meyakini SNC bukan sekadar hiburan tahunan, tapi juga motor penggerak sektor ekonomi, pariwisata, UMKM, hingga industri kreatif.Baca Juga: Pastikan Berjalan Lancar, Wagub Mian Cek Proyek Penanganan Jalan Longsor Ruas Nakau-Kepahiang

“Ini adalah upaya pelestarian budaya yang bisa menembus pasar global. Semarang layak kita kenalkan ke dunia,” ujarnya penuh harap.Baca Juga: Bank Dunia: 60,3% Penduduk Indonesia Masih Miskin

Selain SNC 2025, HUT ke-478 Kota Semarang juga dimeriahkan dengan pesta kuliner dengan membagikan 4.478 porsi soto gratis kepada warga Semarang dalam acara bertajuk Soto Vaganza. Baca Juga: Literasi dan Inklusi Keuangan Meningkat, OJK dan BPS Rilis Hasil SNLIK 2025

Semarang Night Carnival 2025 membuktikan bahwa panggung budaya bisa tampil modern tanpa kehilangan ruh tradisinya. Malam itu, Semarang bukan hanya kota, melainkan sebuah panggung raksasa yang mempertemukan sejarah, seni, dan masa depan.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X