Indorama Siap Bangun Pabrik Amonia Biru Rp33,7 Triliun di AS, Airlangga Singgung Diplomasi Tarif Trump

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 29 April 2025 | 11:25 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kiri) dan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (kanan). (Instagram.com / @potus - @airlanggahartarto.official)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kiri) dan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (kanan). (Instagram.com / @potus - @airlanggahartarto.official)


Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa perusahaan asal Purwakarta, Jawa Barat, yakni Indorama, berencana melakukan investasi besar di Amerika Serikat (AS).Baca Juga: Promedia dan BRI Siap Gelar Seminar Media Digital di Serang Lewat BRI Mediapreneur Talks 2025

Menurut Airlangga, langkah tersebut berkaitan erat dengan upaya diplomasi dagang Indonesia dalam menanggapi kebijakan tarif tinggi dari Presiden AS saat itu, Donald Trump, yang menetapkan tarif hingga 32 persen terhadap produk asal Indonesia.

Kini, Indorama, perusahaan kimia dan petrokimia, berencana membangun fasilitas produksi amonia biru di negara bagian Louisiana, AS, dengan total investasi senilai 2 miliar dolar AS atau setara Rp33,7 triliun.Baca Juga: Penyidik Tipikor Polda Geledah Kantor Bank Bengkulu Kabupaten Lebong

Airlangga menekankan bahwa investasi ini akan menjadi bagian dari strategi Indonesia dalam menawarkan kerja sama ekonomi sebagai solusi atas kebijakan tarif tinggi dari AS.

"Kami telah sampaikan bahwa Indorama akan tanamkan investasi senilai 2 miliar dolar untuk proyek blue ammonia di Louisiana," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Istana Presiden, Jakarta, Senin, 28 April 2025.Baca Juga: Aiptu Sukirja Bangkitkan Ekonomi Desa Lewat Tas Unik Ramah Lingkungan

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa Indorama merupakan korporasi multinasional yang memulai bisnis dari Purwakarta dan kini memiliki pabrik di berbagai negara, termasuk di Amerika Serikat.

"Indorama adalah perusahaan multi produk, dari Purwakarta kini berkembang ke berbagai belahan dunia termasuk Amerika," jelas Airlangga.Baca Juga: Karimunjawa Siap Jadi Magnet Wisata Petualangan Bertaraf Global

"Mereka juga punya pabrik polypet di AS yang memproduksi botol plastik untuk minuman ringan," tambahnya.

Mengenai proyek pabrik amonia biru, Airlangga menyampaikan bahwa Indorama telah memasuki tahapan desain teknik awal atau front end engineering design (FEED) sebagai persiapan pembangunan.Baca Juga: Aiptu Sukirja Bangkitkan Ekonomi Desa Lewat Tas Unik Ramah Lingkungan

“Ini sudah masuk ke tahap desain awal pembangunan pabriknya,” terang Airlangga.

“Rencananya dibangun di Louisiana dan sekarang masuk fase front end engineering design,” tutupnya.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X