Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Dunia digital kembali melahirkan sosok inspiratif melalui perjalanan Ria Matatula, seorang content creator yang kini aktif di Instagram dan TikTok. Melalui akun Instagram @ria.ria14, Ria berhasil meraih 104 ribu pengikut, sementara akun TikTok @riaaadiarii telah diikuti sekitar 115 ribu pengguna. Angka tersebut menjadi bukti bahwa konsistensi dan keberanian memulai mampu mengantarkan seseorang ke level berbeda dalam industri kreatif.
Perjalanan Ria sebagai content creator berawal dari kejenuhan terhadap rutinitas pekerjaan kantoran. Selama empat tahun ia bekerja di bank, kemudian 2,5 tahun di perusahaan farmasi. Setelah menikah dan menjadi ibu rumah tangga, Ria mulai mencari aktivitas yang bisa dilakukan dari rumah. Dari titik itulah ia mencoba membuat konten bertema kecantikan, mulai dari review produk hingga berbagi pengalaman pribadi. Awalnya, kerja sama yang ia dapatkan hanya berupa barter produk. Namun seiring waktu, tawaran berbayar mulai berdatangan hingga akhirnya ia memiliki rate card sendiri.
Seiring berkembangnya akun media sosial, Ria tidak hanya fokus pada konten kecantikan. Ia mulai mengeksplorasi konten lifestyle, couple, hingga aktivitas sehari-hari yang dianggap relatable dengan audiensnya. Traveling, tips keseharian, dan interaksi bersama pasangan menjadi bagian dari konten yang ia bagikan. Pendekatan ini membuatnya semakin dekat dengan pengikut dan memperluas jangkauan audiens.
Salah satu pencapaian yang paling berkesan bagi Ria adalah ketika aktivitas membuat konten mulai menjadi sumber penghasilan utama. Dari yang awalnya tidak mendapatkan bayaran, kini penghasilannya sebagai content creator mampu mencapai dua digit setiap bulan. Hal ini menjadi bukti bahwa dunia digital dapat membuka peluang ekonomi baru bagi siapa saja yang berani mencoba dan konsisten berkarya. “Dulu saya hanya menerima barter produk, sekarang penghasilan saya bisa stabil setiap bulan. Itu pencapaian yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya,” ungkapnya.
Ke depan, Ria berkomitmen untuk terus mengembangkan akun TikTok dan Instagram sekaligus memperkuat personal branding. Ia menyadari bahwa dunia digital menuntut kreativitas tanpa henti dan adaptasi terhadap tren yang terus berubah. Dengan konsistensi, ia berharap dapat menjaga relevansi sekaligus memperluas pengaruhnya sebagai content creator. Ria juga berpesan kepada mereka yang ingin menekuni dunia ini agar berani memulai, konsisten belajar, dan tidak menunggu sempurna. “Kalau menunggu sempurna, kita tidak akan pernah mulai. Yang penting berani mencoba dan terus belajar,” katanya.
Kisah Ria Matatula menjadi gambaran nyata bagaimana konsistensi, keberanian, dan kreativitas mampu mengantarkan seseorang ke level berbeda dalam industri digital. Dari seorang ibu rumah tangga yang mencari aktivitas baru, ia kini menjelma menjadi content creator dengan penghasilan stabil dan pengaruh yang semakin luas. Perjalanan ini sekaligus menunjukkan bahwa media sosial bukan hanya ruang hiburan, tetapi juga arena produktif yang dapat membuka peluang karier dan ekonomi bagi siapa saja yang mau berusaha. (Rahmat Yusuf)
Artikel Terkait
Telkomsel Luncurkan ‘Sahabat Telkomsel’ , Wadah Pengembangan Talenta Digital Content Creator Tanah Air
CoreLab 2026 di UNJ Bekali Mahasiswa Jadi Content Creator dan Citizen Journalist
Dari Ibu Rumah Tangga ke Content Creator, Kisah Alfiah Nurul Hikmawati