Pertemuan Ahli Bedah Tulang Belakang Asia Pacific ke-26 digelar di Yogya

Photo Author
Fuska Sani Evani, Suara Pembaruan
- Jumat, 30 Agustus 2024 | 16:02 WIB
Dr Yudha Mathan Sakti diapit Dr dr I Gusti Lanang AW selaku Presiden PCI-IOSS dan  Dr dr Luthfi Gatam Executive Chairman ISASS AP saat memberi keterangan pers, Jumat (30/08/2024). (SPnews/Fuska SE)
Dr Yudha Mathan Sakti diapit Dr dr I Gusti Lanang AW selaku Presiden PCI-IOSS dan Dr dr Luthfi Gatam Executive Chairman ISASS AP saat memberi keterangan pers, Jumat (30/08/2024). (SPnews/Fuska SE)

Dikatakan Dr dr. I Gusti Lanang AW, di Indonesia terdapat 1460-an dokter yang bisa melaksanakan bedah tulang belakang. Namun untuk kasus-kasus besar, hanya 125 dokter yang boleh melakukan operasi secara langsung.

“Jumlah dokter ahli memang baru menyentuh 125-an. Dan baru ada tiga tempat pendidikan spesialis tulang belakang yakni di UI Jakarta, Surabaya (Unair) dan Malang,” paparnya.

Sementara itu, Yogyakarta dipilih sebagai tempat penyelenggarakan pertemuan ke-26, menurut dr Yudha dikarenakan status Yogya sebagai daerah Istimewa di Indonesia.

"Sebagai salah satu Kesultanan di Indonesia yang masih ada hingga saat ini, Yogyakarta dianggap sebagai pusat penting bagi seni dan budaya klasik Jawa, seperti tekstil batik, drama, sastra, musik, puisi, perak, seni visual, wayang, dan juga dikenal karena kemegahan alamnya seperti Gunung Merapi serta Candi Borobudur dan Prambanan. Kami bertujuan agar semua peserta dapat merangkul keragaman perspektif, budaya, dan keunikan Jogja," tutup dr Yudha. (*)

 

Halaman:

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:47 WIB
X