Demak, SUARA PEMBARUAN — Pemerintah Kabupaten Demak terus memperkuat pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJLSP) dengan menggandeng berbagai perusahaan dan BUMD.
Langkah ini dilakukan agar dana Corporate Social Responsibility (CSR) dapat disinergikan dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.
Bupati Demak, Eisti’anah, menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang telah aktif menyalurkan TJLSP-nya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah, melainkan memerlukan partisipasi dan energi dari sektor swasta serta masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada perusahaan yang sudah menyalurkan TJLSP-nya. Pembangunan tidak mungkin berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak,” ujar Eisti’anah, Rabu (8/10).
Eisti’anah mengakui situasi ekonomi saat ini tidak mudah, namun ia meyakini bahwa berbagi untuk kebaikan akan kembali membawa manfaat bagi pemberinya.
“Perusahaan yang baik bukan hanya hidup di tengah masyarakat, tetapi juga hidup bersama masyarakat. Semoga program TJLSP dapat semakin merekatkan hubungan antara perusahaan dan masyarakat di Demak,” imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Demak berkomitmen mewujudkan masyarakat yang bermartabat, maju, dan sejahtera. Dalam upaya itu, perusahaan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, menambahkan bahwa Demak telah berhasil mencapai status Universal Health Coverage (UHC) secara berturut-turut, artinya seluruh warga sudah terlayani dalam sistem kesehatan. Namun, sebagian besar pembiayaan masih bersumber dari APBN dan APBD.
“Dengan adanya potensi penghapusan data peserta dari daftar APBN, kami mengajak seluruh perusahaan untuk menyalurkan dana CSR mereka ke Program JKN. Ini akan sangat membantu menjaga keberlanjutan layanan kesehatan,” jelasnya.
Sugiharto menambahkan, perusahaan yang berpartisipasi dalam program bantuan iuran JKN tidak hanya membantu masyarakat kurang mampu, tetapi juga turut memperkuat sistem UHC.
Beberapa pilihan program yang dapat diikuti antara lain “Indonesia Sehat”, “Gotong Royong”, “Peduli Sesama”, dan “Donasi Cerdas” dengan nilai iuran Rp35.000 per jiwa, serta “Sharing Iuran Pemda dengan Pihak Ketiga” dengan iuran Rp20.000 per jiwa.
Program JKN sendiri melindungi masyarakat, khususnya pekerja rentan, dari risiko biaya kesehatan yang dapat menyebabkan kemiskinan. Melalui program ini, warga bisa mendapatkan layanan kesehatan dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit.
Hingga kini, enam perusahaan di Kabupaten Demak telah menyalurkan dana CSR ke Program JKN, di antaranya PT Pelita Anugerah RSU, RSUD Sunan Kalijaga, RS Islam Nahdlatul Ulama Demak, RSUD Sultan Fatah Demak, RS Charlie Hospital Demak, dan PT Saniharto Enggalhardjo.
Artikel Terkait
Kontribusi Mendorong Kesejahteraan Sosial Melalui Program TJSL Berkelanjutan
TJSL untuk Masyarakat, Jadi Perusahaan Energi Berwawasan Lingkungan
Bandara Jenderal Ahmad Yani Salurkan Ratusan Juta Dana TJSL ke Sejumlah Lembaga
Wow! 2 Tahun Berturut-turut, Pertamina Patra Niaga Jadi BUMN Terbaik 1 Pelaksana TJSL di Jawa Tengah
SIG Perkuat Pendidikan Pesantren dan Komunitas Sosial di Situbondo–Bondowoso Lewat Program TJSL