8 Makanan Super yang Bisa Bantu Redakan Lemak Perut dan Jaga Tubuh Tetap Sehat

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 18 Agustus 2025 | 21:58 WIB
Ilustrasi makanan padat nutrisi yang direkomendasikan ahli untuk mencegah lemak tersembunyi di dalam tubuh. (Unsplash.com/JoSonn)
Ilustrasi makanan padat nutrisi yang direkomendasikan ahli untuk mencegah lemak tersembunyi di dalam tubuh. (Unsplash.com/JoSonn)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN  – Perut buncit kerap menjadi keluhan banyak orang karena dapat menurunkan rasa percaya diri. Kondisi ini biasanya dipicu oleh penumpukan lemak visceral, yakni lemak tersembunyi yang menyelimuti organ dalam tubuh.

Selain faktor keturunan, pola makan tinggi gula dan lemak serta minim aktivitas fisik menjadi penyebab utama terbentuknya lemak perut. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini berpotensi memicu penyakit serius, mulai dari diabetes hingga gangguan jantung.

Ahli gizi dari Life Time La Jolla, Sydney Navarro, menjelaskan bahwa pola hidup sehat menjadi langkah paling penting.


“Makanan padat nutrisi yang mendukung metabolisme, bila dikombinasikan dengan olahraga rutin dan tidur cukup, bisa membantu mengurangi lemak perut,” ujar Navarro, dikutip dari Eat This, Senin 18 Agustus 2025.

Ia juga menekankan pentingnya hidrasi: “Perbanyak minum air putih. Hidrasi berperan besar dalam menjaga metabolisme serta mendukung proses detoksifikasi alami tubuh.”

Menurut laporan Eat This, ada delapan makanan kaya nutrisi yang efektif membantu menekan lemak perut bila dikonsumsi rutin selama 30 hari. Berikut daftarnya:

Alpukat – Kaya serat dan lemak tak jenuh tunggal, baik untuk gula darah, menekan peradangan, serta membuat kenyang lebih lama.

Salmon – Sumber protein dan omega-3 yang mampu mengurangi peradangan serta mengendalikan hormon penyimpan lemak.

Buah Beri – Stroberi, blueberry, dan raspberry sarat antioksidan serta serat, sekaligus menjaga gula darah tetap stabil.

Quinoa – Biji-bijian tinggi protein dan karbohidrat kompleks yang menunjang energi dan metabolisme.

Sayuran Hijau – Bayam, kale, hingga arugula rendah kalori namun kaya serat dan antioksidan yang membantu menekan hormon stres kortisol.

Biji Chia – Tinggi omega-3 dan serat larut, menjaga rasa kenyang serta menstabilkan gula darah.

Keju Cottage Rendah Lemak – Mengandung kasein yang lambat dicerna, menahan lapar lebih lama, sekaligus mendukung metabolisme lemak.

Teh Hijau – Kaya kafein dan katekin yang mampu meningkatkan pembakaran kalori serta oksidasi lemak bila dikonsumsi tanpa gula.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:47 WIB
X