Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Perut buncit kerap menjadi keluhan banyak orang karena dapat menurunkan rasa percaya diri. Kondisi ini biasanya dipicu oleh penumpukan lemak visceral, yakni lemak tersembunyi yang menyelimuti organ dalam tubuh.
Selain faktor keturunan, pola makan tinggi gula dan lemak serta minim aktivitas fisik menjadi penyebab utama terbentuknya lemak perut. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini berpotensi memicu penyakit serius, mulai dari diabetes hingga gangguan jantung.
Ahli gizi dari Life Time La Jolla, Sydney Navarro, menjelaskan bahwa pola hidup sehat menjadi langkah paling penting.
“Makanan padat nutrisi yang mendukung metabolisme, bila dikombinasikan dengan olahraga rutin dan tidur cukup, bisa membantu mengurangi lemak perut,” ujar Navarro, dikutip dari Eat This, Senin 18 Agustus 2025.
Ia juga menekankan pentingnya hidrasi: “Perbanyak minum air putih. Hidrasi berperan besar dalam menjaga metabolisme serta mendukung proses detoksifikasi alami tubuh.”
Menurut laporan Eat This, ada delapan makanan kaya nutrisi yang efektif membantu menekan lemak perut bila dikonsumsi rutin selama 30 hari. Berikut daftarnya:
Alpukat – Kaya serat dan lemak tak jenuh tunggal, baik untuk gula darah, menekan peradangan, serta membuat kenyang lebih lama.
Salmon – Sumber protein dan omega-3 yang mampu mengurangi peradangan serta mengendalikan hormon penyimpan lemak.
Buah Beri – Stroberi, blueberry, dan raspberry sarat antioksidan serta serat, sekaligus menjaga gula darah tetap stabil.
Quinoa – Biji-bijian tinggi protein dan karbohidrat kompleks yang menunjang energi dan metabolisme.
Sayuran Hijau – Bayam, kale, hingga arugula rendah kalori namun kaya serat dan antioksidan yang membantu menekan hormon stres kortisol.
Biji Chia – Tinggi omega-3 dan serat larut, menjaga rasa kenyang serta menstabilkan gula darah.
Keju Cottage Rendah Lemak – Mengandung kasein yang lambat dicerna, menahan lapar lebih lama, sekaligus mendukung metabolisme lemak.
Teh Hijau – Kaya kafein dan katekin yang mampu meningkatkan pembakaran kalori serta oksidasi lemak bila dikonsumsi tanpa gula.
Artikel Terkait
Penderita Diabetes Berburu Pohon Insulin di Makassar
Cegah Balita Kurang Gizi, Pertamina Bina Program Posyandu Sehati
Pertamina Gelar Gizi Baik Award Peringati Hari Gizi Nasional 2025
Penanganan Stunting dan Gizi Buruk di Bengkulu Gaspol Lewat Program MBG
TMMD Kodim 0408 Bengkulu Selatan Salurkan Bantuan Gizi Cegah Anak Terpapar Stunting
Prolanis, Sahabat Peserta JKN untuk Kendalikan Hipertensi dan Diabetes