Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Bagi orang tua baru, istilah perkembangan bayi sering kali membingungkan. Mulai dari newborn baby, infant, hingga toddler, masing-masing memiliki rentang usia berbeda yang penting untuk dipahami agar perawatan bisa lebih tepat.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), newborn baby atau bayi baru lahir adalah anak dengan usia kurang dari 28 hari. Setelah melewati periode tersebut, bayi memasuki fase infant hingga usia 12 bulan. Meski begitu, perubahan besar umumnya mulai terlihat saat bayi berusia 3–4 bulan, ketika pola tidur lebih teratur, respons terhadap lingkungan meningkat, dan frekuensi menangis berkurang.
Berikut empat hal yang perlu dicermati orang tua saat bayi berada di periode newborn:
Pola Tidur Bayi
Pada bulan pertama, bayi tidur hampir sepanjang hari. Seiring bertambahnya usia, jam tidur menjadi lebih singkat namun teratur. Gaby Wentworth, konsultan anak berlisensi LCSW, menekankan pentingnya rutinitas tidur yang konsisten serta suasana tenang agar kualitas tidur bayi tetap baik.
Frekuensi Menangis Tinggi
Tangisan adalah bentuk komunikasi utama bayi. Pada fase newborn, mereka sering menangis karena lapar, lelah, atau merasa tidak nyaman. Parents melaporkan, tangisan biasanya lebih sering terjadi di sore hingga malam hari.
Adaptasi di Luar Rahim
Setelah lahir, bayi harus menyesuaikan banyak hal, mulai dari pernapasan, refleks menggenggam, hingga kulit yang masih sensitif. WHO menilai fase adaptasi ini sebagai proses penting sebelum bayi benar-benar merasa nyaman di lingkungan luar.
Perubahan Emosi Ibu
Tidak hanya bayi, ibu juga menghadapi tantangan emosional setelah melahirkan. Rasa lelah, perubahan rutinitas, hingga risiko baby blues kerap muncul. Para ahli menyarankan ibu untuk tidak ragu berbagi cerita dan meminta dukungan keluarga agar lebih siap menghadapi masa-masa awal mengasuh bayi. WHO juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental ibu, karena kondisi emosional yang tidak tertangani dapat memengaruhi ikatan dengan bayi.
Dengan memahami fase perkembangan sejak newborn hingga toddler, orang tua dapat lebih siap menyambut perubahan yang terjadi. Meski penuh tantangan, perjalanan ini akan terasa lebih ringan dengan dukungan yang tepat dari lingkungan sekitar.
Artikel Terkait
Cegah Kematian Bayi, Dinkes Kota Bengkulu Imbau Ibu Hamil Rutin Periksa Kandungan
Pastikan Transparansi, Polda Jateng Ekshumasi Jenazah Bayi Korban Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi
Update Kasus Penganiayaan Bayi, Polda Jateng Gandeng LPSK untuk Lindungi Saksi dan Korban
Datangi Rumah Sakit untuk Temui Erika Carlina dan Bayi Andrew, DJ Panda Pulang dengan Tangan Hampa
Erika Carlina Alami Perubahan Emosi Pascamelahirkan, DJ Bravy Pastikan Ibu dan Bayi Sehat