Aksi Nyata PNM: Lindungi Generasi Bangsa dari Stunting Sejak Dini

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 23 Mei 2025 | 18:28 WIB

 

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Masalah kekurangan gizi yang dialami anak-anak Indonesia masih menjadi penyebab utama tingginya angka stunting di tanah air.

Upaya mencapai target bebas stunting pada tahun 2030 masih menjadi tantangan besar yang memerlukan peran aktif dari berbagai pihak. Tujuannya tidak lain untuk mewujudkan generasi muda Indonesia yang sehat dan berkualitas.

Menjawab tantangan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meluncurkan inisiatif AKSI PNM: Cegah Stunting & Imunisasi Gratis, sebuah gerakan kolaboratif yang telah memberikan manfaat kepada lebih dari 7.000 anak dari keluarga prasejahtera di berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini dilakukan serentak di 290 titik dari Sabang sampai Merauke, dengan melibatkan lebih dari 250 puskesmas dan posyandu, serta dukungan 1.200 tenaga kesehatan.

Layanan yang diberikan meliputi imunisasi gratis, edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, serta distribusi makanan tambahan yang bergizi.

Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa para nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) merupakan kelompok rentan yang sangat membutuhkan dukungan kesehatan menyeluruh.

“Kami hadir bukan hanya untuk menyediakan akses, tetapi juga untuk mendampingi. Setiap anak berhak tumbuh sehat, dan setiap ibu berhak merasa aman dan tidak sendirian,” ujarnya.

Program ini secara langsung menyasar ibu hamil dan anak balita, khususnya dari kalangan keluarga nasabah PNM Mekaar, dengan tekad memastikan masa depan anak Indonesia dimulai dari kesehatan yang optimal dan gizi yang cukup.

Lebih dari sekadar angka capaian, AKSI PNM mencerminkan harapan besar di balik setiap layanan imunisasi dan edukasi yang diberikan.

“Kami percaya, perubahan besar dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Karena itu, PNM akan terus hadir mengawal setiap tahap pertumbuhan anak-anak Indonesia,” tambah Dodot.

Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara sektor swasta, tenaga kesehatan, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan berkelanjutan.

Bagi PNM, setiap inisiatif kesehatan bukan sekadar bantuan, melainkan wujud komitmen jangka panjang untuk membangun Indonesia yang tangguh sejak dini.*

 

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:47 WIB
X