Wamen PPPA Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Ekonomi Keluarga, PNM dan Pemda Cilacap Sepakat Perkuat Pemberdayaan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 30 April 2025 | 09:28 WIB
Wamen PPA Veronica Tan saat pelatihan pengembangan kapasitas usaha yang diselenggarakan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Kabupaten Cilacap.
Wamen PPA Veronica Tan saat pelatihan pengembangan kapasitas usaha yang diselenggarakan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Kabupaten Cilacap.

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, menekankan pentingnya kemandirian dan kesetaraan perempuan sebagai fondasi kuat dalam membangun kesejahteraan keluarga dan masyarakat.Baca Juga: UNDIP, Binus, dan SCCR Indonesia Perkuat Kolaborasi Inovatif untuk Kesejahteraan Masyarakat

Hal ini disampaikan dalam sambutannya saat membuka kegiatan pelatihan pengembangan kapasitas usaha yang diselenggarakan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Kabupaten Cilacap.

Dalam acara yang dihadiri lebih dari 800 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tergabung dalam program PNM Mekaar, Veronica Tan menyampaikan bahwa kesetaraan gender sebaiknya dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Ia menyoroti pergeseran paradigma peran perempuan dari hanya sebagai "tulang rusuk" menjadi "tulang punggung ekonomi" keluarga.Baca Juga: PNM Tegaskan Tak Tawarkan Pinjaman Online, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan Digital

“Perempuan yang berdaya secara ekonomi tidak sedang menyaingi laki-laki, tetapi berperan sebagai mitra sejajar dalam membangun keluarga yang kuat dan sejahtera. Kemandirian perempuan merupakan kunci untuk mengurangi ketergantungan dan meningkatkan kualitas hidup,” tegas Veronica.Baca Juga: Jepang Kagum, Indonesia Mampu Tiga Kali Tanam Padi dalam Setahun

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa PNM berkomitmen untuk terus memperkuat pemberdayaan perempuan melalui program yang tidak hanya memberikan modal finansial, tetapi juga modal intelektual dan modal sosial. Ketiga aspek ini dinilai penting untuk menciptakan perempuan yang tangguh dan berdaya saing di tengah tantangan ekonomi saat ini.Baca Juga: Membanggakan, Tri Brata Raflesia FC Polda Bengkulu Tembus 32 Besar Liga Sepak Bola Nasional 4

“Ketika perempuan diberdayakan, dampaknya tidak hanya pada ekonomi rumah tangga, tapi juga pada pengasuhan anak, pendidikan, hingga stabilitas sosial. Apa yang disampaikan Ibu Veronica Tan sangat kami amini. Kekuatan perempuan adalah kekuatan besar bagi kemajuan bangsa,” ujar Arief.Baca Juga: Terbongkar di Persidangan, Mantan Wali Kota Semarang Mbak Ita Pernah Suruh Camat Musnahkan HP Demi Hilangkan Jejak Dugaan Korupsi

Wakil Bupati Cilacap, Amy Amalia Fatma Surya, turut memberikan apresiasi terhadap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan PNM. Ia menyampaikan bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan merupakan solusi konkret dalam menurunkan angka kekerasan dalam rumah tangga dan perceraian di Cilacap, yang sebagian besar disebabkan oleh masalah ekonomi.Baca Juga: Setelah Ramai Soal Wisuda Sekolah, Dedi Mulyadi Buka Suara Soal Dugaan Debat yang Direkayasa

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat pelaku UMKM perempuan di daerah dan diharapkan mampu mempercepat terwujudnya kemandirian ekonomi keluarga yang inklusif dan berkelanjutan.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X