Semarang, SUARA PEMBARUAN – Sebagai langkah nyata dalam memperkuat peran sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah meresmikan Rumah Sehat Pertamina di Kelurahan Tanjung Mas, Kota Semarang pada Minggu (27/4/2025). Fasilitas ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan bertajuk PENA BERCERITA (Peduli Perempuan dan Anak, Bersama Cerahkan Bangsa Kita) yang digagas bersama Yayasan Anantaka.Baca Juga: Istana Jelaskan Alasan Wapres Gibran Tampil di YouTube: Cegah Misinformasi dan Framing Media
Rumah Sehat Pertamina hadir sebagai pusat layanan kesehatan terpadu yang berfokus pada peningkatan gizi, kesehatan mental, serta perlindungan perempuan dan anak – terutama dalam mengatasi permasalahan stunting yang tinggi di wilayah Kecamatan Semarang Utara.Baca Juga: Ajang Bergengsi Tekiro Mechanic Competition 2025 Sukses Gaet Lebih dari 80 Ribu Siswa SMK Otomotif se-Jawa
“Pendirian rumah sehat ini sejalan dengan visi Wali Kota Semarang yang menekankan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam. Ia menambahkan bahwa keberadaan rumah sehat ini menjadi solusi komprehensif, tak hanya untuk kesehatan fisik, namun juga untuk kebutuhan psikososial masyarakat.Baca Juga: 57 Tahun Mentan Andi Amran Sulaiman Khidmat Diperingati Sekaligus Menandai Tahun Kesuksesannya
Fasilitas ini akan menyediakan layanan seperti konsultasi gizi, penitipan balita, pendampingan psikologi, hingga ruang edukasi untuk para ibu dan anak. Pemerintah Kota Semarang pun menyatakan siap mendukung keberlanjutan program ini.
Taufiq Kurniawan, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga wilayah Jawa Bagian Tengah, menyebut program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang telah berlangsung sejak 2023.Baca Juga: Dendam Malam Kelam: Menguak Luka, Menyulut Api Pembalasan
“Kami memfokuskan pada pemberian makanan tambahan, edukasi kesehatan, serta advokasi hak-hak perempuan dan anak. Rumah Sehat Pertamina menjadi pusat dari upaya-upaya ini,” ungkapnya.
Sri Wahyuni, relawan SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak), menilai rumah sehat ini dapat menjadi tempat aman bagi anak-anak dan perempuan, terutama mereka yang membutuhkan tempat bermain, perlindungan, atau pengasuhan sementara ketika orang tua bekerja. Baca Juga: Pernyataan Kontroversial Soal Prioritas Program MBG, Ekonom: Lapangan Kerja Harus Jadi Fokus Utama
“Kami ingin anak-anak tetap terlindungi dan tumbuh dalam lingkungan yang positif,” tuturnya.
Rumah Sehat Pertamina juga menjadi pusat kegiatan bagi para relawan SAPA dan L-SAPA, yang telah dilatih sejak 2023 dalam memberikan dukungan awal kepada korban kekerasan. Ke depan, rumah ini akan menggelar berbagai kegiatan edukatif, posyandu, serta menjadi ruang konseling bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan.*
Artikel Terkait
Penanganan Stunting dan Gizi Buruk di Bengkulu Gaspol Lewat Program MBG
Atasi Stunting di Kota Bengkulu Diperlukan Kerja Sama Semua Pihak
DPRD dan Hiswana Migas Dukung Langkah Pertamina Patra Niaga Jaga Layanan Energi
Pemprov Jateng - Tanoto Foundation Kerjasama Akselerasi Program Pendidikan dan Penurunan Stunting
Satgas RAFI Ditutup, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Sukses Amankan Layanan Energi Selama Libur dan Hari Raya
Pertamina Patra Niaga Sulawesi dan Polda Sulsel, Perkuat Sinergi Energi dan Keamanan