Kata Allah dalam firman-Nya; Mereka menjawab: "Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa". (QS. Al Hijr :55). Lalu, jika ada kesulitan tentu jangan sampai glabakan. Ini sebagai penyadaran kepada kita. Karena itu biasanya adalah ujian dari Allah.
Dalam Alquran tertulis janji Allah, ''Apakah manusia itu mengira bahwa mereka akan dibiarkan (saja) mengatakan: Kami telah beriman, lantas tidak diuji lagi? Sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan mengetahui orang-orang yang dusta'' (QS Al Ankabut: 2-3).
"Jika Allah menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, maka Dia menyegerakan hukuman di dunia. Jika Allah menghendaki keburukan bagi hamba-Nya, maka Dia menahan hukuman kesalahannya sampai disempurnakannya pada hari Kiamat'' (HR Imam Ahmad, At Turmidzi, Hakim, Ath Thabrani, dan Baihaqi).
Baca Juga: 1 Abad NU - Pemikiran Pendidikan Islam Hasyim Asy’ari dan Tradisionalisme
Eloklah rasanya, mulai sekarang kita harus memahami banyak soal dalam alquran agar mengetahui bagaimana sayangnya Allah kepada hamba-Nya. Yang penting bagaimana agar kalian tetap berada di jalan Allah.
Dalam firman Allah yang artinya: "Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3).
Dari ayat di atas dapat kita pahami bahwa Allah akan memberi kemurahan rezeki kepada setiap hamba-Nya apabila hamba itu bertakwa. Maka dari itu, kita harus selalu berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya
Allah SWT berjanji akan menolong orang-orang yang beriman. Sebagaimana firman Allah SWT, "... Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman." (QS. Ar-Ruum: 47).
Baca Juga: Milenial Muslim Jadi Tumpuan Industri Halal Global
Diberikan advokasi atau pembelaan (ad-difa'). Allah SWT berfirman, ”Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang ber¬iman...” (QS. Al-Hajj:38).
Mendapatkan perlindungan kasih sayang (Al-wilayah). Allah SWT berfirman, ”Allah Pelindung orang-orang yang beriman.... ” (QS. Al-Baqarah: 257)
Latas, apa lagi yang harus dikhawatirkan jika Allah akan menjamin semua kebutuhan hidup, atau dengan kata lain, bahwa Allah melindungi setiap hamba-Nya. Tentu tingga kitalah yang harus berpikir dan merenungkan kesemua ini.
Bahwa Alah begitu sayang dengan Hamba-Nya dan Allah memang Maha Pengasih dan Penyayang dan memberikan rahmat-Nya kepada setiap kita. Sifat Allah itu tentu harus kita jadikan pula sebagai sifat pada diri kita dalam kehidupan ini.(*) []Penulis: Bangun Lubis
Artikel Terkait
Majukan Syiar Islam, Herman Deru Resmikan Masjid Al Hijrah di Bukit Baru
PP IKADI Anugarahi Herman Deru Penghargaan Tokoh Nasional Peduli Dakwah Islam Rahmatan Lil'Alamin
Paksakan Diri dan Tekun Menjalankan Perkara Ibadah Syariat Islam
Syafruddin :Islam Harus Siap Hadapi Tatanan Dunia Baru
1 Abad NU - Pemikiran Pendidikan Islam Hasyim Asy’ari dan Tradisionalisme
Mahasiswa UIII Harus Wujudkan Islam yang Damai
Ribuan Umat Islam Shalat Gaib untuk Palestina di Istiqlal
Indonesia Mayoritas Islam tapi Pengusaha Muslimnya Terendah