Beberapa opsi kompromi yang tengah dibahas mencakup perpanjangan masa tarif impor, peningkatan pembelian produk pertanian AS oleh China, hingga kemungkinan pelonggaran ekspor chip berteknologi tinggi ke Beijing.
Pasar Global Sambut Positif
Kabar mencairnya hubungan kedua negara langsung memicu sentimen positif di pasar keuangan global. Bursa saham di kawasan Asia dan Amerika Serikat kompak menguat tipis setelah laporan pertemuan menunjukkan hasil yang produktif.
Bagi para pelaku pasar, langkah diplomatik ini membuka peluang bagi terciptanya stabilitas ekonomi baru, sekaligus menekan ketidakpastian akibat perang dagang yang telah berlangsung lama.
Kendati begitu, dunia masih menunggu hasil pertemuan antara Trump dan Xi Jinping, yang diharapkan dapat menghasilkan komitmen nyata menuju perdamaian ekonomi.
Keberhasilan kedua negara meredakan konflik dagang ini bukan hanya menentukan arah hubungan bilateral, tetapi juga akan berpengaruh besar terhadap stabilitas perekonomian global di tahun-tahun mendatang.*
Artikel Terkait
AS Naikkan Tarif Impor India Jadi 50 Persen, Imbas Pembelian Minyak dari Rusia
Hindari Tarif Tinggi AS, Perusahaan China Berbondong-bondong Alihkan Investasi ke Indonesia
Tarif Baru Trump Libas 400 Produk: dari Suku Cadang Mobil, Turbin Angin hingga Furnitur
FLOQ Minta Keringanan Pajak Kripto, Nilai Tarif Saat Ini Hambat Pertumbuhan Industri Digital
Tarif Impor: Mengapa Negara Menaikkan Pajak Perdagangan dan Dampaknya bagi Konsumen