Gestur Diplomasi Prabowo Jadi Sorotan di KTT ASEAN

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 27 Oktober 2025 | 06:49 WIB
Momen Presiden Prabowo (kanan) menggandeng Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah saat menuruni tangga di acara KTT ASEAN. (Youtube/Sekretariat Presiden)
Momen Presiden Prabowo (kanan) menggandeng Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah saat menuruni tangga di acara KTT ASEAN. (Youtube/Sekretariat Presiden)


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik internasional saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN pada Minggu, 26 Oktober 2025.

Dalam kesempatan itu, Prabowo memperlihatkan sikap penuh empati ketika membantu Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah, menuruni tangga usai sesi foto bersama para pemimpin negara ASEAN.

Aksi spontan tersebut terekam dalam video resmi dan menjadi salah satu momen paling hangat di sela-sela forum regional itu.

Terlihat Prabowo sigap menghampiri Sultan Bolkiah, menggandeng tangannya dengan penuh hormat, dan mendampingi hingga keduanya kembali ke posisi masing-masing. Bahkan saat turun dari panggung, Prabowo tetap berada di sisi sang Sultan—menunjukkan rasa hormat dan solidaritas antarpemimpin ASEAN.

Sultan Bolkiah tampak menyambut hangat dengan senyum dan perbincangan singkat, yang dibalas Prabowo dengan tepukan ringan di tangannya—sebuah gestur yang mencerminkan penghormatan sekaligus kedekatan personal.

Latar Belakang: Insiden di Brunei

Momen empatik tersebut muncul tak lama setelah Sultan Hassanal Bolkiah mengalami insiden kecil di negaranya.

Dalam video yang beredar luas pada 17 Oktober 2025, Sultan terlihat terpeleset dan terjatuh saat menuruni tangga di sebuah acara wisuda di Brunei Darussalam. Saat itu, beliau mengenakan jubah kuning kecokelatan dengan peci khas kebangsawanan Brunei.

Meski segera ditolong oleh orang di sekitarnya, Sultan menolak bantuan dan kembali berdiri dengan tenang—menunjukkan keteguhan dan wibawanya sebagai pemimpin senior.

Insiden tersebut sempat menimbulkan simpati publik regional. Karena itu, tindakan spontan Prabowo menggandeng tangan Sultan di KTT ASEAN dinilai banyak pihak sebagai wujud kepedulian dan penghormatan terhadap sesama kepala negara.

Seruan Prabowo untuk Persatuan ASEAN

Dalam pidato resminya di KTT ASEAN ke-47, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat koordinasi antarnegara anggota di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah.

“Persatuan ASEAN harus diwujudkan dalam bentuk koordinasi, integrasi, dan transformasi ekonomi yang lebih kokoh agar mampu menghadapi berbagai guncangan eksternal dan ketidakpastian di masa depan,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Ia menegaskan bahwa kekuatan sejati ASEAN bersumber dari kesatuannya. Dengan ekonomi yang tangguh dan integrasi digital yang semakin kuat, kawasan ini berpotensi menjadi kekuatan penting dalam membentuk tatanan dunia yang adil dan inklusif.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X