Graz, Austria, SUARA PEMBARUAN – Kegiatan Project Management Meeting resmi dibuka pada Senin, 23 Juni 2025 di Joanneum University of Applied Sciences, Graz, Austria.
Acara ini dibuka oleh tuan rumah yang diwakili oleh Dr. Doukas Dimitrios dan akan berlangsung hingga Jumat, 27 Juni 2025.
Pertemuan ini merupakan lanjutan dari Kick-Off Meeting yang sebelumnya telah diselenggarakan di Porto University, Portugal, pada bulan Maret 2025.
Dalam sambutannya, Dr. Doukas Dimitrios menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.
"Pertemuan ini bukan sekadar membahas agenda riset dan pengembangan modul, tapi juga membangun jembatan kerja sama antar negara demi mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan melalui Green Jobs,” ujar Dr. Doukas.
Pada pertemuan kali ini, terdapat tiga Work Package (WP) utama yang dibahas, yaitu WP2, WP5, dan WP7. Tim WP2 mempresentasikan hasil penelitian yang telah dilakukan sejak Maret hingga Juni 2025 oleh para mitra dari Indonesia, Malaysia, dan Vietnam. Di Indonesia, kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dan Universitas Brawijaya (UB).
Laporan WP2 menunjukkan bahwa awareness merupakan faktor paling berpengaruh dalam penerapan konsep Green Jobs di lapangan. Hasil survei terhadap mahasiswa juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pengetahuan dan keterampilan di bidang ini, serta harapan besar agar materi Green Jobs dimasukkan ke dalam kurikulum.
Temuan serupa juga muncul dari hasil survei terhadap pihak manajemen fakultas dan tenaga kependidikan yang menyepakati perlunya integrasi Green Jobs dalam pendidikan tinggi.
Menindaklanjuti hasil riset tersebut, tim WP4 dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia dan UNIAAP, Vietnam, mempresentasikan rancangan modul pembelajaran sebagai dasar pelaksanaan internship mahasiswa di sektor industri hijau.
Modul tersebut akan menjalani proses penilaian kelayakan sebelum digunakan dalam kegiatan Training of Trainers (ToT) dan sebagai panduan praktik magang mahasiswa, yang dijadwalkan berlangsung di Universitas Hasanuddin (UNHAS) dan Universitas Diponegoro (UNDIP).
Sebagai koordinator WP5, UNDIP bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan kegiatan networking antara perguruan tinggi dan industri hijau, khususnya di bidang kehutanan.
Dalam forum, Prof. F. Kusmiyati dan Prof. D.W. Widjajanto dari UNDIP menyampaikan tiga tahapan utama kegiatan WP5, yakni :
1. Identifikasi dan penetapan industri hijau mitra yang sudah bekerja sama dengan universitas masing-masing,
Artikel Terkait
UNDIP dan Melody Publishing Taiwan Perkuat Sinergi Internasional di Bidang Pendidikan dan Bahasa
Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Anak-anak Gedawang Lestarikan Permainan Tradisional
KKN UNDIP Gali Potensi Sapi Perah Gedawang, Menuju Sentra Ekonomi Berbasis Susu dan Keju
Kawal Kesehatan Keluarga, Mahasiswa UNDIP Edukasi Ibu-Ibu Tambakbulusan soal Air Bersih
Dua Dosen FPP UNDIP Hadiri Pertemuan Manajemen Proyek TUNE di Graz, Austria