Netanyahu Muncul dan Ancam Iran: “Mereka Akan Membayar Mahal”

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 17 Juni 2025 | 07:45 WIB
Momen Benjamin Netanyahu keluar dari tempat persembunyian untuk melihat kondisi kota Bat Yam. (x.com/netanyahu)
Momen Benjamin Netanyahu keluar dari tempat persembunyian untuk melihat kondisi kota Bat Yam. (x.com/netanyahu)


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Setelah dikabarkan bersembunyi di dalam bunker, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, akhirnya tampil di depan publik. Ia mengunjungi Bat Yam, sebuah kota di wilayah tengah Israel yang terdampak parah akibat serangan balasan Iran.

Bat Yam sendiri mengalami kerusakan infrastruktur yang cukup serius dan memaksa sebagian warganya mengungsi sementara waktu. Dalam kunjungannya tersebut, Netanyahu mengeluarkan pernyataan keras terhadap Iran.

"Iran akan menanggung akibat besar atas pembunuhan yang disengaja terhadap warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak," ujar Netanyahu melalui akun X miliknya.

Ia juga menyatakan bahwa operasi militer Israel akan terus berlanjut dengan sandi operasi “Singa yang Bangkit” atau The Rising Lion. Netanyahu menegaskan bahwa pasukan udara Israel terus bergerak aktif di langit Iran sebagai bagian dari respons militer.

Kemunculan Netanyahu di daerah terdampak dilihat sebagai sinyal kuat bahwa ketegangan antara Israel dan Iran belum akan reda dalam waktu dekat. Bahkan, situasi ini telah memicu kekhawatiran global karena potensi konflik meluas ke tingkat internasional.

Ketegangan ini berawal dari serangan Israel terhadap lebih dari 200 target strategis di wilayah Iran yang menewaskan puluhan orang. Sebagai balasan, Iran meluncurkan rudal dan drone ke sejumlah lokasi di Israel, yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa di kalangan warga sipil.*

 

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X