Vatikan, SUARA PEMBARUAN — Seluruh dunia Katolik bersiap menyambut hari penuh duka dan penghormatan. Besok, Paus Fransiskus akan dimakamkan dalam sebuah upacara khidmat yang akan dipimpin oleh Kardinal Giovanni Battista Re, dekan Dewan Kardinal, di pelataran Basilika Santo Petrus, Vatikan.
Pemakaman ini akan menjadi momen bersejarah, menandai perpisahan terakhir dengan Paus pertama dari benua Amerika, yang dikenal karena kepeduliannya terhadap kaum miskin, lingkungan, dan reformasi dalam tubuh Gereja. Vatikan memperkirakan ribuan umat akan hadir langsung, sementara jutaan lainnya diperkirakan mengikuti siaran langsung dari berbagai penjuru dunia.
Kardinal Giovanni Re, sosok yang akan memimpin misa pemakaman, adalah figur senior yang dihormati di dalam Gereja Katolik. Lahir di Borno, Italia, pada tahun 1934, Re dikenal sebagai seorang diplomat ulung dan teolog yang rendah hati. Ia pernah menjabat sebagai prefek Kongregasi untuk Para Uskup dan menjadi tangan kanan sejumlah paus dalam berbagai keputusan penting Gereja.
Sebagai dekan Dewan Kardinal sejak 2020, Re telah menjadi pemimpin spiritual bagi para kardinal sedunia, dan kehadirannya dalam upacara pemakaman ini menjadi simbol dari kelanjutan tradisi, keutuhan iman, dan penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus.
“Ini bukan sekadar pemakaman. Ini adalah perayaan hidup dari seorang gembala yang membaktikan segalanya demi cinta kasih dan perdamaian,” ujar salah satu pejabat Vatikan.
Tokoh-Tokoh Penting yang diperkirakan hadir, diantaranya Presiden Argentina, Javier Milei, sebagai penghormatan dari negara asal Paus Fransiskus.
Selain itu, Presiden Italia, Sergio Mattarella, akan hadir bersama jajaran pemerintahan Italia.
Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, mewakili komunitas internasional.
Perwakilan Gereja Ortodoks dan Anglikan, termasuk Patriark Bartolomeus dari Konstantinopel dan Uskup Agung Canterbury.
Para kardinal dan uskup dari seluruh dunia, termasuk mereka yang pernah diangkat oleh Paus Fransiskus selama masa pontifikatnya.
Ribuan peziarah dan umat Katolik, yang telah tiba di Roma sejak beberapa hari lalu, membawa spanduk, rosario, dan doa dalam berbagai bahasa.
Keamanan di sekitar Vatikan akan diperketat, dengan ribuan aparat gabungan Italia dan Vatikan dikerahkan untuk mengamankan jalannya upacara bersejarah ini.
Besok, lonceng Basilika Santo Petrus akan berdentang, menandai dimulainya liturgi pemakaman. Dunia akan menyaksikan saat Paus Fransiskus—pria sederhana dari Argentina yang mengubah wajah Gereja—dilepaskan menuju keabadian.*
Susunan Acara Pemakaman Paus Fransiskus:
Upacara di pelataran Basilika Santo Petrus akan berlangsung dalam beberapa bagian utama:
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Akan Dimakamkan di Santa Maria Maggiore: Ini Jadwal dan Proses Pemakamannya
Tiga Peti, Satu Jiwa: Pemakaman Paus Fransiskus dan Simbol-Simbol Abadi di Ujung Hidup Sang Gembala
Israel Hapus Ucapan Duka untuk Paus Fransiskus: Ketegangan Tersembunyi di Balik Kritik terhadap Perang Gaza
Kardinal Luis Antonio Tagle, 'Fransiskus dari Asia': Kandidat Kuat Pengganti Paus di Tengah Harapan Baru Gereja
Menuju Peristirahatan Terakhir: Kardinal Giovanni Re Pimpin Pemakaman Paus Fransiskus Besok di Vatikan