“Kami hanya ingin yang terbaik, semoga semua bisa dilalui dengan baik,” ucapnya.
Di tengah proses hukum yang panjang, kondisi kesehatan Nadiem juga menjadi perhatian. Franka mengungkapkan bahwa suaminya baru saja menjalani operasi ambeien dan masih dalam masa pemulihan.
Kejagung pun menunda sementara masa penahanannya karena alasan medis.
“Kami bersyukur Mas Nadiem mendapat penanganan medis yang baik. Saat ini masih dalam tahap pemulihan dari operasi pertama,” kata Franka.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat Nadiem masih harus menjalani satu operasi lanjutan.
“Harapan kami, Mas Nadiem segera kuat dan pulih, agar bisa menghadapi proses hukum ini dengan baik dan penuh semangat.”
Selain perjuangan hukum dan pemulihan kesehatan, Franka juga menyinggung kerinduan mendalam anak-anak mereka terhadap sang ayah. Sejak Nadiem ditahan pada 4 September 2025, kehidupan keluarga mereka berubah drastis.
“Anak-anak selalu menanyakan ayahnya setiap hari,” ujar Franka lirih.
Meski berat, ia yakin keempat anak mereka memahami situasi yang sedang dihadapi. Nadiem, kata Franka, tengah berjuang menegakkan kebenaran, dan keluarga mendukung sepenuhnya dengan doa.
“Saya mewakili keluarga dan keempat anak kami, bersyukur bisa hadir mengikuti sidang hari ini,” tutup Franka dengan mata berkaca-kaca.