Namun, alih-alih diantar pulang ke vila, JT justru dibawa ke lokasi gelap dan sepi. Di sana, tukang ojek tersebut memerkosa korban, lalu merampas gelang berliannya.
JT yang ketakutan akhirnya melarikan diri ke rumah warga terdekat untuk meminta pertolongan.Baca Juga: Ops Lilin Candi 2024 Resmi Berakhir, Tol Fungsional Prambanan Kembali Ditutup
Insiden ini tidak hanya mencoreng citra Bali sebagai destinasi wisata unggulan, tetapi juga memicu kecaman dari berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Pariwisata Bali, Tjokorda Bagus Pemayun.
“Kejadian ini sangat disayangkan. Kami akan berkoordinasi dengan aparat terkait untuk memastikan pelaku ditindak tegas," ujar Tjokorda.
Meningkatkan Keamanan Wisatawan di Bali
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi pihak berwenang untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan, terutama di tempat-tempat wisata yang kerap dipadati turis.
Pemerintah diharapkan dapat mencegah kejadian serupa agar kepercayaan wisatawan terhadap Bali tidak pudar.*
Artikel Terkait
Kecam Pelecehan Seksual Terhadap Jurnalis Perempuan, AJI Semarang: Beri Hukuman Setimpal kepada Pelaku
Kutuk Pelecehan Wartawati oleh Ajudan Puan Maharani, PWI Jateng dan Jaringan Jurnalis Perempuan Jateng : Usut Tuntas!
Para Saksi Kasus Pelecehan Oknum Dokter Diperiksa, Suami Korban Ungkapkan Istrinya Trauma
7 Anak Perempuan Alami Pelecehan Seksual Yang Dilakukan Pembina Pramuka
Ketua Partai Diduga Lakukan Pelecehan, Ketua Pemuda Perubahan Papua Minta Diproses Hukum Siapapun Dia