Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan digital yang kini semakin marak menyasar pengguna layanan perbankan elektronik.
“Masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap telepon, pesan, tautan, atau aplikasi mencurigakan yang berkaitan dengan layanan perbankan,” kata Rahmat.
Hingga kini, belum ada titik temu antara pihak nasabah dan pihak bank terkait penyelesaian kasus tersebut. Namun, peristiwa ini telah memicu perbincangan luas di masyarakat mengenai keamanan layanan mobile banking dan meningkatnya ancaman penipuan digital di Indonesia.
Artikel Terkait
PNM Dorong Produk Nasabah PNM Mekaar ke Panggung Halal Dunia
PNM Buka Peluang Pendidikan Lebih Luas untuk Anak Nasabah di Seluruh Indonesia
BRI Puji Aksi Nyata PNM, Transformasi Ultra Mikro Kian Ngebut Sentuh Jutaan Nasabah
IFG Perkuat Tata Kelola Asuransi Lewat Sharing ALM, Fokus Lindungi Dana Nasabah
Heboh Dugaan Data Nasabah BCA Dijual di Dark Web, Publik Resah BCA Pastikan Sistem Aman