Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pemalakan terhadap pengendara motor mendadak viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan Tanah Abang dan menuai perhatian luas, terutama di tengah suasana mudik dan libur Lebaran 2026.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pemotor menjadi korban pemerasan oleh sejumlah orang tak dikenal (OTK) yang diduga merupakan oknum preman. Korban disebut diminta menyerahkan uang sebesar Rp300 ribu dengan dalih sebagai “uang lewat”.
Unggahan yang beredar menyebut bahwa kendaraan dengan pelat nomor luar daerah menjadi sasaran utama. Jumlah yang diminta pun terbilang besar, membuat korban tidak memiliki banyak pilihan selain menuruti permintaan pelaku.
Berdasarkan informasi yang beredar, kejadian bermula saat korban menepi di pinggir jalan untuk membuka aplikasi peta digital guna memastikan arah perjalanan menuju Bandung. Saat itulah, tiga orang yang mengaku sebagai warga setempat mendekati korban.
Mereka kemudian diduga memaksa korban untuk memberikan sejumlah uang dengan alasan kendaraan berasal dari luar Jakarta. Dalam video tersebut, juga terlihat salah satu pelaku mengambil kartu e-money milik korban yang berada di dashboard kendaraan.
Terdengar pula ucapan dari salah satu terduga pelaku yang menyebut pungutan tersebut sebagai hal yang “biasa terjadi setahun sekali” serta dikaitkan dengan alasan pengawalan di wilayah tersebut.
Setelah mendapatkan uang dan kartu milik korban, para pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian. Insiden ini pun memicu kekhawatiran publik, terutama bagi para pemudik yang melintasi wilayah ibu kota.
Menanggapi viralnya kejadian tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Metro Tanah Abang dikabarkan telah melakukan penelusuran lebih lanjut. Namun hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait identitas maupun penangkapan pelaku.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya keamanan di ruang publik, khususnya selama periode mudik Lebaran, di mana mobilitas masyarakat meningkat signifikan.
Artikel Terkait
YIDM Salurkan Alquran untuk Eks Preman dan Napi
Dusun Brau, Kampung “Preman” Berubah Menjadi Penghasil Susu
Operasi Preman Polda Bengkulu Amankan Senpi Rakitan, dan Puluhan Orang Tersangka
KPK Beberkan Modus “Jatah Preman” di Kasus Suap Gubernur Riau Abdul Wahid