ekonomi

Penerapan dan Penegakan Hukum Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme Jadi Tantangan Profesi Manajemen Risiko SJK

Sabtu, 16 Maret 2024 | 09:36 WIB
Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Sophia Wattimena, di acara Kick Off Meeting Profesi Manajemen Risiko Sektor Jasa Keuangan (SJK) Tahun 2024 di Jakarta, Jumat (15/3). (Humas OJK )

Seiring berkembangnya tantangan interkoneksi dan kompleksitas risiko, OJK sebagai regulator terus berupaya menguatkan SJK melalui berbagai kebijakan, termasuk fungsi Governance, Risk, and Compliance (GRC). 

 

OJK juga akan terus meningkatkan kolaborasi dan mendorong sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk profesi manajemen risiko, agar dapat memperkuat kompetensi di bidang GRC dan teknologi informasi serta memberikan nilai tambah yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan dengan tetap menjaga prinsip governansi yang baik, integritas, dan fokus pada aspek keberlanjutan.

 Baca Juga: Waterpauw Hadiri Buka Puasa DPP dan DPD Partai Golkar, Airlangga Hartarto: Solidnya Kinerja Kader Partai Menangkan Prabowo-Gibran

Ketua Umum IRMAPA Charles R. Vorst dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa mengacu pada standar praktik terbaik dunia ISO 31000 yang telah diadopsi  menjadi standar nasional Indonesia, terlihat jelas peran serta dari para pimpinan untuk membangun satu praktik manajemen risiko yang efektif dan sehat, dimana di dalamnya terdapat kepemimpinan dan komitmen.*

 

Halaman:

Tags

Terkini