Didominasi Sektor Perbankan, OJK Jateng Layani 1.166 Pengaduan Masyarakat

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 29 Februari 2024 | 18:09 WIB
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah Sumarjono.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah Sumarjono.

Semarang, suarapembaruan.news – Sepanjang tahun 2023, OJK Provinsi Jawa Tengah telah melayani 1.166 pengaduan dan permintaan informasi yang disampaikan melalui surat dan Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK).

Baca Juga: Gedung Tua Aja Kita Jaga Apalagi Masyarakat....


Dari pengaduan yang disampaikan melalui surat dan APPK, mayoritas berasal dari pengaduan sektor perbankan yang mencapai 51 persen atau 589 laporan, diikuti pengaduan sektor pembiayaan sebesar 16 persen atau 191 laporan, asuransi sebesar 4 persen atau 45 laporan, dan sisanya merupakan pengaduan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) lainnya maupun non-LJK.


Untuk menampung pengaduan itu, OJK Jateng menerapkan 6.194 Layanan yang terdiri dari 5.359 SLIK, 127 Telepon dan 708 walkin konsultasi pengaduan.

Baca Juga: Syarat Wajib Sertifikasi Halal Jangan Memberatkan Pelaku UMKM


‘’Dalam menjalankan peran untuk mengedukasi dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat, selama tahun 2023, OJK Provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan 127 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau lebih dari 32.000 orang peserta yang terdiri dari berbagai kalangan di wilayah Jawa Tengah,’’ ungkap Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Sumarjono, Kamis (29/2).


Sumarjono menjelaskan, untuk melengkapi sarana edukasi dan literasi bagi masyarakat, OJK Provinsi Jawa Tengah juga telah menyediakan “Kafe Literasi”, “Mini Galeri Sejarah Gedung Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah”.

Baca Juga: Puluhan Petugas Linmas Pemilu di Jatim Meninggal, KSP: Batasi Usia Petugas Linmas Pemilu!


‘’Masyarakat dapat memanfaatkan Cafe Literasi dan juga Mini Galeri Sejarah Gedung Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah sebagai tempat sharing dan belajar tentang keuangan, sehingga diharapkan literasi keuangan masyarakat Jawa Tengah dapat meningkat,’’ ujar Sumarjono.

Kinerja Perbankan Tumbuh Positif


Untuk kondisi sektor jasa keuangan di Provinsi Jawa Tengah sampai dengan Desember 2023, Kantor OJK Jateng menilai dalam kondisi stabil dengan kinerja tumbuh positif didukung dengan likuiditas yang memadai.

Baca Juga: Merundukkan Hati tuk Menghapus Dosa, Di Malam Laliatul Qodar, Malam Seribu Bulan yang Suci


Kinerja Perbankan di Jawa Tengah pada bulan Desember 2023 secara umum terjaga dengan baik dan mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.


‘’Aset Perbankan di Jawa Tengah mencapai Rp619,11 triliun atau tumbuh sebesar 10,10 persen yoy,’’ imbuhnya.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X