Kendal, suarapembaruan.news - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta kepada Bulog menyerap gabah dari petani terdampak banjir meskipun kualitas berasnya menjadi turun.
Dengan begitu, dapat sedikit meringankan penderitaan petani terdampak banjir di beberapa daerah di Jateng.
"Nanti Kepala Dinas Pertanian kalau ada apa-apa cepat melapor ke Bulog. Kalau gabahnya (yang terendam banjir) tidak diserap Bulog, segera berangkat ke Jakarta lapor ke Kementerian Pertanian," kata Amran saat meninjau areal pertanian terdampak banjir di Desa Rurunrejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jumat (22/3).
Baca Juga: 2.001 Pelanggar Ditilang Selama Operasi Keselamatan Candi 2024 di Kota Solo
Atas banyaknya lahan pertanian yang teredam banjir tersebut, Menteri Pertanian akan mengirimkan beberapa unit combine (mesin panen padi), agar digunakan untuk memanen padi lebih cepat.
"Yang pertama kita lakukan adalah dengan mengirim combine. Kedua adalah pemberian benih untuk 1.000 hektare," ujar Amran.
Baca Juga: Video Penyiksaan Seorang Warga Dalam Drum, Komnas HAM Papua: Sadis
Dalam kesempatan itu, secara simbolis ia juga menyerahkan bantaun kepada Pemkab Kendal, berupa benih padi untuk 5.603 hektare senilai Rp1,9 miliar dan benih jagung untuk 1.970 hektare senilai Rp1,77 miliar.
Baca Juga: Mbak Ita Jadi Anggota Badan Pembina Harian Unimus, Ini Alasannya
Selain itu, ia juga menyerahkan bantuan berupa 5 unit pompa air dan 15 unit irigasi perpompaan dengan total nilai Rp1.958.859.000.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Argo Mulyo Kabupaten Kendal, Ridwan mengatakan, lahan tanaman padi yang dikelola oleh anggota kelompok taninya sudah memasuki masa panen. Namun, akibat terendam banjir sehingga mengalami puso.
Baca Juga: Mbak Ita Dikukuhkan Jadi Anggota BPH Unimus
"Dengan adanya bantuan dari pemerintah seperti ini, alhamdulillah petani masih diperhatikan," ucapnya.
Ia berharap, kedepan pemerintah juga dapat menata penyaluran pupuk bersubsidi ,sehingga petani lenih mudah mengakses pupuk untuk tanamannya. Selain itu juga melakukan perbaikan saluran-saluran irigasi.*
Artikel Terkait
Pj Gubernur Sumsel Fatoni: Daya Beli Petani Sumatera Selatan Terus Meningkat
Firman Soebagyo, Anak Petani dari Desa Kedalon, 25 Tahun di Panggung Politik Indonesia
Bulan Ramadan Membawa Keberuntungan Petani Kopi di Provinsi Bengkulu
Penanganan Pascabanjir di Jateng: Normalisasi Sungai dan Pendataan Petani Terdampak Banjir
Petani Terdampak Banjir di Jateng Dapat Bantuan Rp175 Miliar