ekonomi-bisnis

Trump Tutup USAID, Kanada Buka Peluang Kerja Sama

Senin, 17 Februari 2025 | 19:09 WIB
Pertemuan USAID Indonesia dengan Menteri Bappenas pada Januari 2025 lalu. (instagram.com/usaidindonesia)

Namun, Satria juga mengingatkan bahwa tidak semua bantuan luar negeri selalu membawa dampak positif.

Ia mencontohkan bagaimana bantuan dari pemerintah Norwegia dalam isu deforestasi justru menghambat perkembangan sains di Indonesia.Baca Juga: Pemkab Jepara Segera Luncurkan Program Jepara Tanggap 112 dan Desa Digital

Di sisi lain, ia mengakui bahwa program-program USAID seperti USAID PEER (Partnerships for Enhanced Engagement in Research) dan USAID Integritas telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung riset dan pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

"Dan banyak skema yang USAID berikan itu sebenarnya cukup banyak membantu periset atau lembaga-lembaga kampus untuk mendorong temuan-temuan. Dan tentu ditindaklanjuti dalam aktivitas yang bersifat programatik," imbuhnya.Baca Juga: Siti Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Selesai Tes Kesehatan

Kanada Siap Menggantikan Peran USAID

Di tengah kekhawatiran atas dampak penghentian bantuan USAID, Kanada menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra terbesar bagi Indonesia dan ASEAN dalam sektor pembangunan internasional.

Menteri Pembangunan Internasional Kanada, Ahmed Hussen, menegaskan bahwa pemerintah Kanada akan terus memantau kebijakan Trump terkait penutupan USAID.Baca Juga: Dirjen Dikti Tinjau Kontruksi Bangunan Gedung Rumah Sakit Pendidikan Universitas Bengkulu

"Kami memantau situasi itu. Jadi, tentu saja kami siap untuk melihat apa yang dihasilkan dari proses ini," ujar Hussen saat ditanya apakah Kanada akan mengambil peran sebagai mitra bantuan terbesar bagi Indonesia dan ASEAN.

Ia juga menekankan bahwa Kanada selalu terbuka untuk berkomunikasi dengan negara mitra terkait dana pembangunan internasional.Baca Juga: Sekda Sukarni Canangkan Gerakan Bengkulu Selatan Bersih

"Kami selalu siap dan terbuka untuk berbicara dengan mitra yang berpikiran sama untuk selalu menemukan cara memanfaatkan dana pembangunan internasional kami untuk bekerja sama dengan pihak lain guna meningkatkan dampak dan meningkatkan efektivitas bantuan kami," ujarnya.

Hussen menegaskan bahwa USAID merupakan lembaga donor penting bagi banyak negara, termasuk Kanada.Baca Juga: Launching Brigade Pangan, Himpuni Dukung Upaya Pemerintah  Swasembada Pangan

Ia menyoroti bahwa banyak proyek Kanada di berbagai negara bermitra dengan USAID sebagai salah satu pemain kunci dalam bantuan internasional.

"Kami berharap jeda ini tak menyebabkan penghentian permanen bantuan AS," ungkap Hussen.

USAID dan Efisiensi Anggaran Trump

Anggaran yang digelontorkan USAID tergolong signifikan, yakni lebih dari USD 40 miliar.

Halaman:

Tags

Terkini