Trump Tutup USAID, Kanada Buka Peluang Kerja Sama

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 17 Februari 2025 | 19:09 WIB
Pertemuan USAID Indonesia dengan Menteri Bappenas pada Januari 2025 lalu. (instagram.com/usaidindonesia)
Pertemuan USAID Indonesia dengan Menteri Bappenas pada Januari 2025 lalu. (instagram.com/usaidindonesia)

Namun, Hussen mengakui bahwa jumlah tersebut bukan sesuatu yang bisa dipenuhi Kanada dengan mudah.Baca Juga: Pasangan Dedy-Roni Siap Dilantik sebagai Wali Kota dan Wawali Kota Bengkulu

USAID selama ini telah menyalurkan miliaran dolar ke berbagai organisasi dan lembaga untuk mendukung proyek di seluruh dunia, mulai dari pendidikan, kesehatan, keamanan, demokrasi, bantuan kemanusiaan, hingga pengentasan kemiskinan.

Badan ini juga berperan dalam membantu 130 negara, terutama negara-negara miskin dan mereka yang rentan terhadap konflik.Baca Juga: Sekda Sukarni Canangkan Gerakan Bengkulu Selatan Bersih

Sementara itu, Trump sebelumnya telah mengungkapkan rencana untuk menutup USAID serta memangkas seluruh stafnya sebagai bagian dari efisiensi anggaran. Presiden dari Partai Republik ini menganggap bahwa USAID hanya menghamburkan dan menyalahgunakan dana negara.

Selain itu, Trump juga dikenal sering mengkritik USAID. Ia bahkan sempat mencap para pekerja USAID sebagai kelompok yang “radikal.”Baca Juga: Dokter Koboi: Atur Pola Makan Sahur dan Buka Puasa agar Sehat Sambut Lebaran Idul Fitri

Keputusan ini masih dalam tahap peninjauan, tetapi jika benar-benar direalisasikan, banyak negara mitra, termasuk Indonesia, harus segera menyiapkan strategi alternatif untuk menggantikan peran USAID.

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Trump dan Perang Ukraina

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X