Menurutnya, perubahan kebiasaan finansial harus dimulai dari langkah kecil, termasuk dari kalangan pekerja hingga asisten rumah tangga.Baca Juga: Berikan Kenyamanan Wisatawan, Pemkot Bengkulu Perketat Pengawasan Pantai Panjang
“Daripada nabung uang, lebih baik saham. Pilih yang track record-nya bagus,” katanya.
Selain bicara investasi, Irwan juga menyinggung rencana besar perusahaan ke depan, termasuk regenerasi kepemimpinan. Ia menyatakan siap menyerahkan tongkat estafet kepada generasi berikutnya.Baca Juga: DPRD Provinsi Bengkulu Usulkan Pemprov Lakukan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor
“Saya dipilih (jadi dirut, CEO) karena paling tua, dan tugas saya menyiapkan untuk generasi penerus,” ujarnya.
Ia menargetkan dalam waktu dekat perusahaan sudah dalam kondisi ideal untuk diserahkan.
“Kami ingin menyerahkan perusahaan kepada generasi keempat dalam keadaan sempurna, full compliance, tidak ada celah aturan,” tegasnya.Baca Juga: Viral! Mobil Program MBG Dipakai Angkut Sampah di Nabire, Operasional SPPG Langsung Dibekukan
Untuk mendukung transparansi, Irwan juga tengah menyiapkan sistem digital internal.
“Kami buat aplikasi SMART (Sido Monitoring Activity Real Time), supaya semua aktivitas bisa dimonitor real time,” jelasnya.Baca Juga: Pemkot Bengkulu Pastikan Layanan Publik Berjalan Normal Setelah Libur Panjang Idulfitri 1447 Hijriah
Meski nantinya tidak lagi menjadi eksekutif utama (CEO), Irwan memastikan tetap akan mendampingi operasional.
“Saya 59 tahun di operasional, nggak mungkin saya tinggalkan begitu saja,” katanya.Baca Juga: Pemkot Bengkulu Pastikan Layanan Publik Berjalan Normal Setelah Libur Panjang Idulfitri 1447 Hijriah
Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan sebaiknya tetap dipegang oleh keluarga selama memiliki kapasitas.
“Kalau pemiliknya mampu, lebih baik (CEO-nya) dari keluarga. Karena nggak ada yang berjuang mati-matian seperti pemilik,” pungkasnya.*Baca Juga: Usai Idulfitri 1447 Hijriah, Harga Cabai Panjang Merah di Bengkulu Turun
Artikel Terkait
Saham Nissan Merosot 6% Usai Mercedes-Benz Jual Seluruh Kepemilikan Rp5,4 Triliun
Sekolah Pasar Modal BEI Bengkulu Edukasi Wartawan Investasi Saham
Batas Saham Naik 20%, Peluang Cuan Asuransi Besar tapi Risiko Konsentrasi Mengintai
OJK Sikat Manipulator Saham: Influencer Pasar Modal Didenda Rp5,35 Miliar
Irwan Hidayat Kampanyekan Gerakan Beli Saham, Potensi Untung Bisa 20% Lebih