Nabire, SUARA PEMBARUAN - Sebuah video yang memperlihatkan mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) digunakan untuk mengangkut sampah mendadak viral di media sosial. Peristiwa ini diketahui terjadi di Nabire dan langsung memicu sorotan publik.
Mobil tersebut diketahui milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Siriwini 02 yang seharusnya difungsikan untuk distribusi makanan kepada penerima manfaat program MBG. Namun dalam video yang beredar, kendaraan tersebut justru terlihat digunakan untuk membuang sampah.
Rekaman yang diunggah salah satu akun media sosial memperlihatkan aktivitas pembuangan sampah yang dilakukan pada malam hari. Dua orang petugas tampak mengeluarkan kantong sampah dari dalam mobil boks, lalu membuangnya di lokasi pembuangan.
Perekam video pun menyoroti penggunaan kendaraan tersebut yang dinilai tidak sesuai peruntukan, mengingat mobil itu membawa identitas program MBG.
Menanggapi viralnya kejadian tersebut, pihak Badan Gizi Nasional langsung mengambil langkah tegas. Melalui Koordinator Wilayah Nabire, Marsel Asyerem, disampaikan bahwa operasional SPPG Siriwini 02 resmi dihentikan sementara.
Keputusan itu diambil karena pihak SPPG dinilai telah melanggar standar operasional prosedur (SOP). Berdasarkan aturan yang berlaku, kendaraan operasional hanya diperbolehkan untuk mendistribusikan makanan, bukan digunakan untuk keperluan lain seperti pengangkutan sampah.
Selain temuan dari video viral, laporan juga datang dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat yang mendapati langsung aktivitas pembuangan sampah menggunakan mobil tersebut.
Marsel menegaskan bahwa kendaraan yang disediakan dalam program MBG merupakan fasilitas khusus yang disewa untuk menunjang distribusi makanan. Oleh karena itu, penggunaannya harus sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Pembekuan operasional dilakukan sebagai bagian dari proses evaluasi dan investigasi. Pihak SPPG disebut harus memberikan komitmen untuk tidak mengulangi pelanggaran serupa sebelum dapat kembali beroperasi.
Di sisi lain, reaksi keras juga datang dari warganet. Banyak yang menyoroti aspek kebersihan dan potensi risiko kontaminasi, mengingat kendaraan yang sama digunakan untuk mengangkut makanan sekaligus sampah.
Kasus ini pun menjadi perhatian serius, terutama terkait standar higienitas dalam program berskala nasional seperti MBG, yang menyangkut kesehatan masyarakat secara luas.
Artikel Terkait
Viral Joget & Insentif Rp6 Juta, Mitra MBG Hendrik Irawan Tempuh Jalur Hukum
Viral Joget Mitra MBG, Lita Gading Sentil Keras: “Citra Program Rusak karena Oknum”
Menu MBG Ditantang Naik Kelas: BGN Ingin Rasa Bintang 5, Harga Tetap Rp10 Ribu
Viral Joget Rp6 Juta, Mitra MBG Hendrik Irawan Buka Suara: “Belum Balik Modal!”
Viral Kritik Menu MBG Ramadan, Tabel Gizi Dinilai Bikin Salah Paham