Yogyakarta, suarapembaruan.news – Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DI Yogyakarta mengandeng Yayasan Dunia Mega Bintang Indonesia 2024, salah satu ajang kontes kecantikan di Indonesia yang diinisiasi oleh perancang busana Ivan Gunawan sejak 2023 untuk mempromosikan sumbu filosofi, kampung wisata di Yogyakarta dengan menggelar city tour 50 finalis Miss Mega Bintang Indonesia (MMBI) 2024 naik kendaraan tradisional andong dan becak kayuh berkeliling beberapa kampung wisata di sepanjang jalur sumbu filosofi Yogyakarta pada Senin (06/05/2024).
Ketua BPPD DIY GKR Bendara menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi BPPD DIY dengan Yayasan Dunia Mega Bintang didukung pelaku industri pariwisata DIY seperti GIPI, HPI, Kampung Wisata dan.lain-lain. BPPD DIY sendiri tengah fokus mempromosikan sumbu filosofi dan kampung wisata di seputaran kawasan tersebut ke mancanegara.
"Sebenarnya kampung wisata sudah memiliki paket wisata yang luar biasa namun sayangnya masih kurang terekspos terutama di mancanegara. Jadi kita kombinasikan jalur sumbu filosofi masuk ke dalam kampung wisata yang ada di dalamnya. Kali ini kita bawa mereka ke kampung wisata Tamansari, Kadipaten dan Sosromenduran," tuturnya.
Seluruh finalis diajak berkumpul di Lapangan Padmasuri kemudian naik andong melewati Panggung Krapyak. Sebelumnya peserta sudah diedukasi tentang Panggung Krapyak yang merupakan bagian dari Sumbu Filosofi.
Dari Panggung Krapyak, peserta menuju ke Tamansari. Setelah masuk Tamansari, selain bercerita, peserta diajak jalan jalan berkeliling masuk gang-gang di Kampung Wisata Tamansari melihat kekhasan yang dimiliki.
GKR Bendara menyebutkan, finalis diajak ke Ndalem Mangkubumen untuk mengikuti tiga aktivitas yaitu menari, membatik dan mewiru. Mewiru kain batik memang menjadi kekhasan Kampung Wisata Kadipaten. Kebanyakan orang dari dalam maupun luar DIY mempunyai kain batik yang sudah dilipatkan atau dijahit. Untuk itu, peserta diajarkan cara mewiru kain batik.
Kampung Wisata Sosromenduran, ujar GKR Bendara, tersebut perlu diekspos karena mempunyai kisah inspiratif perempuan-perempuan yang mencoba untuk berjuang. Hal ini menunjukkan di DIY tidak hanya kota budaya tetapi masyarakatnya memiliki semangat nyata bertahan. Setelahnya, peserta menaiki becak kayuh menuju Teras Malioboron 2 untuk berbelanja produk -produk UMKM DIY
Salah satu finalis MMBI 2024, Jesslyn Loh, perwakilan Kepulauan Riau 2 mengakui sangat menikmati kegiatan berkeliling kampung wisata di Yogyakarta dengan naik andong bahkan bisa belajar membatik langsung pada ahlinya sehingga kunjungan ini menjadi pengalaman baru. (*)