seni-budaya

Helloween Batal Tampil Di Festival Terakhir JogjaROCKarta 2025.

Jumat, 28 November 2025 | 23:27 WIB
JogjaROCKarta 2025 (Fuska)

Yogyakarta, SUARA PEMBARUAN  – Rencana grup musik legendaris Helloween untuk menghibur penggemarnya di JogjaROCKarta Festival 2025 akhirnya urung terealisasi. Festival tersebut secara resmi mengonfirmasi pembatalan penampilan band asal Jerman itu menyusul pernyataan resmi dari manajemen Helloween mengenai kondisi kesehatan vokalis mereka, Michael Kiske. Berdasarkan pernyataan yang dirilis melalui kanal Instagram resmi Helloween, Kiske didiagnosis mengidap acute pharyngolaryngotracheitis yang disertai asthmatic dyspnea dan bronchitis. Kondisi kesehatan yang serius ini memaksa dokter mewajibkannya untuk menjalani masa istirahat total. Alhasil, seluruh rangkaian tur Helloween di kawasan Asia Tenggara, termasuk penampilan di Yogyakarta, terpaksa dibatalkan.

Sebagai catatan, Helloween sendiri merupakan salah satu pionir power metal dunia yang berdiri di Hamburg, Jerman, pada tahun 1984. Band ini meraih popularitas internasional lewat album legendaris Keeper of the Seven Keys Part I (1987) dan Part II (1988), yang memperkenalkan vokalis Michael Kiske dengan gaya vokal khasnya. Saat ini, formasi Helloween terdiri dari Michael Weikath, Markus Grosskopf, Kai Hansen, Michael Kiske, Andi Deris, Sascha Gerstner, dan Daniel Löble. Lagu-lagu ikonik mereka seperti I Want Out, Future World, dan Eagle Fly Free telah menjadi anthem bagi penggemar metal di seluruh dunia. Dengan karier lebih dari empat dekade, Helloween tetap menjadi salah satu band metal paling berpengaruh, dan kehadiran mereka di JogjaROCKarta sejatinya sangat dinantikan.

Meski kehilangan salah satu headliner utamanya, penyelenggara JogjaROCKarta Festival menegaskan bahwa event tersebut akan tetap berjalan sesuai jadwal pada 6–7 Desember 2025 di Stadion Kridosono, Yogyakarta. Line-up yang telah disiapkan tetap solid dan menjanjikan perayaan musik rock lintas generasi. Penggemar masih dapat menikmati penampilan band-band internasional ternama seperti Anthrax (AS), Loudness (Jepang), Ugly Kid Joe (AS), dan The Hu (Mongolia).

Tak kalah menarik, panggung nasional akan diisi oleh para punggawa rock Indonesia seperti Jamrud, Bohemian, Andromedha, Rolland Band, Rebellion Rose, Marjinal, Usman and The Blackstones, The Panturas, Infernal Lamentation, serta dua band pilihan dari program Band Submission, Zealous dan Bias.

Tahun 2025 ini juga akan menjadi momen yang istimewa dan sedikit nostalgik, karena menjadi penyelenggaraan terakhir JogjaROCKarta Festival di Stadion Kridosono. Venue bersejarah ini telah menjadi "rumah" bagi festival tersebut sejak pertama kali digelar pada tahun 2017.

Anas Alimi, Founder Rajawali Indonesia, menyampaikan keprihatinan sekaligus dukungannya atas keputusan Helloween. "Kesehatan musisi adalah prioritas utama kami. Meski demikian, kami tetap akan mempersembahkan JogjaROCKarta 2025 dengan penuh semangat di tahun penutupan kami di Kridosono ini," ujarnya.

Pernyataan senada disampaikan oleh Tovic Raharja, CEO Rajawali Indonesia. "Kami memahami kekecewaan para penggemar Helloween. Namun, line-up yang hadir tetap sangat kuat dan siap memberikan pengalaman festival yang tak terlupakan bagi para penggemar musik keras. JogjaROCKarta 2025 akan tetap menjadi perayaan musik rock terbesar dengan energi dan atmosfer khas Jogja yang kuat," tutup Tovic.

Dengan demikian, JogjaROCKarta 2025 siap menggelar perhelatan akbar sekaligus menutup babak sejarahnya di Stadion Kridosono dengan penuh gegap gempita, meski tanpa kehadiran Helloween.

Tags

Terkini