Sambut Imlek, Warga Tionghoa di Bengkulu Produksi Kue Keranjang

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Selasa, 28 Januari 2025 | 10:39 WIB
Setiap menyambut perayaan Imlek warga Tionghoa di Bengkulu produksi kue keranjang.(Foto/Ist)
Setiap menyambut perayaan Imlek warga Tionghoa di Bengkulu produksi kue keranjang.(Foto/Ist)

Bengkulu, SUARAPEMBARUAN-Kue keranjang makanan khas Imlek yang tidak pernah absen dalam perayaan Tahun Baru China. Kue keranjang di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan dodol Cina.

Sewandiyati, salah seorang warga keturunan Tionghoa di Kecamatan Arga Makmur, Bengkulu Utara mengatakan, kue ini hanya ada saat imlek saja. Kue keranjang ini sendiri dibuat dengan bahan-bahan seperti tepung ketan, tepung terigu, santan, garam, gula pasir, dan beberapa bahan lainnya.

Baca Juga: Agustin Siap Jadikan Pecinan Semarang 'Chinatown' seperti di Luar Negeri, Irwan Hidayat: Kuncinya, Bersih dan Terang!

"Saat perayaan imlek yang tidak boleh ketinggalan itu kue kerangjang, kue kerangjang ini memang hanya di produksi saat mau perayaan Imlek saja," katanya, di Bengkulu, Senin (27/1/2025).

Ia mengatakan, selain enak untuk dikonsumsi, kue keranjang ini memiliki makna tersendiri bagi warga Tiongkok. Dalam bahasa Mandarin, kue keranjang adalah nian gao atau niangao yang artinya kue tahun.

Selain berarti kue, gao melalui pengucapannya memiliki arti tinggi, maka dari itu dari segi pengucapan nian gao adalah tahun tinggi.

Baca Juga: Objek Wisata Pantai Laguna, Kaur Ramai Dikunjungi Wisatawan Hari Libur Nasional

Dengan begitu, kue keranjang dipercaya mampu membawa individu ke posisi yang lebih tinggi baik dalam karir, kehidupan di masa mendatang, dan pengembangan diri.

"Dalam kepercayaan orang Tionghoa, nian gao melambangkan pendapatan dan kedudukan yang lebih tinggi, anak-anak tumbuh dengan baik, dan dipercaya sepanjang tahun menjadi lebih baik. Karena itula, memakan nian gao atau kue keranjang saat Imlek dianggap membawa keberuntungan,"jelasnya.

Maka dari itu kue keranjang selalu disajikan ketika imlek. Bukan hnya untuk persembahan namun juga untuk santapan.

Baca Juga: Kopi Masih Menjadi Ekspor Unggulan Bengkulu

​Dari pantuan dilapangan, menyambut perayaan Imlek tahun 2025, sejumlah kelenteng di Bengkulu mulai dihiasi, seperti kelentenh Air Suci berlokasi di Tapak Jedah, Kota Bengkulu sejak beberapa hari lalu sudah dihiasi.

Demikian juga pusat-pusat perbelanjaan di Kota Bengkulu juga memasang parnak-pernik Imlek, salah satunya bola lampion di pasang di beberapa tempat. Hal ini dilakukan guna menyemarakan Imlek di Bengkulu.

Selain itu, salah satu kampung pecinaan di Kota Bengkulu, sejak beberapa minggu belakangan sudah dihiasi bola lampion di sepanjang jalan di kampung pecinan. Suasana menyambut perayaan Imlek sudah mulai terasa di wilayah tersebut.(*)

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X