Simak Siar, Hectic Creative jadi Inkubator bagi Talent Musik Yogyakarta

Photo Author
Philipus Anton, Suara Pembaruan
- Jumat, 21 Maret 2025 | 15:55 WIB
Penampilan salah satu grup di Simak Siar Gigs Vol.16 (SPnewa-Plilipus AL)
Penampilan salah satu grup di Simak Siar Gigs Vol.16 (SPnewa-Plilipus AL)

YOGYAKARTA, SUARA PEMBARUAN - Sebuah langkah yang cukup berani dilakukan Hectic Creative untuk mewadahi musisi dan para seniman musik di Yogyakarta, manakala industri belum berpihak pada mereka yang masih amatiran.

Gerfian Riandra, pemilik Hectic Creative saat penyelenggaraan Simak Siar volume ke-16, pada Kamis 20 Maret 2025 petang, di Hostel Bistro and Driving Range Sleman Yogyakarta, kembali mengungkapkan misinya yakni menciptakan panggung buat orang kreatif yang belum tersentuh industri.

Simak Siar volume ke-16 ini pun menandai satu dekade upaya konsistensi dari Hectic Creative untuk membangun ekosistem berkelanjutan dan Gerfian menggaris-bawahi bahwa mereka harus memberi dampak yang baik untuk ekosistem musik di Jogja.

Seperti yang tertuang dalam Simak Siar Gigs Vol.16,  acara ini merupakan bagian dari rangkaian Simak Siar yang telah menjadi platform penting bagi musisi lokal untuk menampilkan karya mereka dan memperkuat ekosistem musik di kota budaya ini.

Dengan menghadirkan Line-Up seperti Dabwok, YKHC Hadroh, Behawan, RFRNDS, juga Fourtune,  acara ini tidak hanya menampilkan musik, tetapi juga menjadi ruang bagi komunitas untuk berbagi, dan merayakan kreativitas.

Dengan tema yang mengusung semangat kolaborasi, Simak Siar Gigs Vol.16 diharapkan dapat mempererat hubungan antara musisi dan penggemar.

Inisiasi yang dimulai dengan sederhana, ketika Riandra dan tim di Hectic Creative menyadari adanya kesenjangan kritis dalam skena musik Yogyakarta dan bahkan hanya laku tiga tiket, Simak Siar Gigs kini telah menjadi sesuatu yang dipercaya dan telah menampilkan 80 hingga 100 band lokal

Gerfian Riandra pun menyadari bahwa pasar memang menjadi jenuh dengan acara musik gratis yang didukung sponsor, karena itu, Simak Siar membuat sebuah formasi baru melalui komitmennya terhadap kualitas produksi profesional dan perlakuan adil terhadap para talent. “Tetap mengedepankan rasa setara kepada siapa pun talentnya,” ujarnya.

Berdasar pengamatannya, perkembangan teknologi audio juga membutuhkan perhatian tersendiri termasuk elemen visualnya. Karena itu,  Hectic Creative menetapkan standar baru bahwa tim memprioritaskan penyelenggaraan produksi level profesional, termasuk sistem suara berkualitas, pencahayaan yang tepat, dan panggung yang dipersiapkan dengan baik – elemen yang sering diabaikan dalam acara lokal yang lebih kecil.

“Bahkan kami mencari panggung yang memang membutuhkan keramaian,” ujarnya

Dengan kata lain, Hectic Creative menyediakan diri menjadi inkubator bagi talenta yang sedang berkembang. Hal itu bisa disimak dari band-band seperti Jeblogs dan The Kick, yang tampil selama volume-volume awal, kini telah mendapatkan pengakuan di industri musik.

 

 

 

Halaman:

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X