regional

Hiace Rombongan Turis Singapura Rem Blong di Jalur Bromo, Tabrak 4 Mobil dan Tiang Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 | 06:23 WIB
Kecelakaan mobil wisatawan mancanegara dari Singapura di Bromo. (TikTok/Keiko Traveling)

 

Probolinggo, SUARA PEMBARUAN  – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalur Bromo, tepatnya di Jalan Raya Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (9/5/2026). Peristiwa itu viral di media sosial setelah sebuah mobil Toyota Hiace yang membawa rombongan wisatawan asal Singapura diduga mengalami rem blong saat melintas di jalur menurun.

Mobil bernomor polisi BE 7013 AQ tersebut kehilangan kendali ketika melaju dari kawasan wisata Bromo. Diduga sistem pengereman mengalami overheat sehingga kendaraan tidak mampu dikendalikan dan terus meluncur di jalan menurun.

Detik-detik kecelakaan terekam dalam sejumlah video yang beredar luas di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @ordtraining yang memperlihatkan rekaman dashcam saat Toyota Hiace melaju tak terkendali dan menghantam beberapa kendaraan di depannya.

Dalam video tersebut, kendaraan yang menggunakan dashcam terlihat langsung mempercepat laju mobil sehingga berhasil menghindari tabrakan. Namun kendaraan lain yang berada tepat di belakangnya tidak sempat menghindar dan langsung tertabrak oleh Toyota Hiace.

Laju kendaraan baru berhenti setelah menghantam tiang listrik di pinggir jalan hingga nyaris roboh.

Sementara itu, video lain yang berasal dari rekaman CCTV rumah warga juga memperlihatkan Toyota Hiace meluncur tanpa kendali saat melewati tikungan tajam di jalur tersebut.

Akibat insiden itu, sedikitnya empat kendaraan ikut terdampak. Mobil yang tertabrak di antaranya Toyota Rush, Renault Koleos, Toyota Hiace lain, serta Toyota Alphard yang datang dari arah berlawanan.

Pemandu wisata yang berada di dalam Toyota Hiace, Yopi, mengungkapkan bahwa rem kendaraan tiba-tiba tidak berfungsi setelah sekitar 10 menit perjalanan di jalur menurun.

Menurutnya, saat kejadian terdapat kerumunan warga di tepi jalan karena sedang berlangsung hajatan.

“Di bawah ada orang hajatan dan kerumunan warga, tapi masih bisa dihindari,” ujar Yopi kepada awak media, Sabtu (9/5/2026).

Ia mengatakan, dirinya bersama sopir berusaha mengendalikan kendaraan yang saat itu melaju dengan kecepatan sekitar 70 kilometer per jam.

“Setelah menabrak beberapa mobil akhirnya kendaraan menghantam tiang PLN. Alhamdulillah bisa berhenti meski ada mobil yang rusak dan terguling,” tambahnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama membenarkan dugaan kegagalan fungsi pengereman pada kendaraan tersebut. Sopir disebut berusaha menghindari kerumunan warga agar tidak menimbulkan korban lebih banyak.

Halaman:

Tags

Terkini