Dengan membuat buku, menurut Anasom, bisa mengenal tokoh lokal Kota Semarang sejak dari pemerintah di zaman kerjaan, zaman perubahan ke Indonesia merdeka, hingga saat ini.
"Dengan banyaknya tokoh kemudian bisa dibuat ensiklopedi tokoh Kota Semarang. Saya kira itu bisa jadi sumber atau media untuk pendidikan anak-anak di Kota Semarang," paparnya.*
Artikel Terkait
Antisipasi Kelelahan dan Sakit, Mbak Ita Minta Dinkes Lakukan Pendampingan Kesehatan terhadap Petugas Rekapitulasi Suara di Kecamatan
Pemkot Semarang Raih Paritrana Award 2024, Mbak Ita Dukung Sosialisasi Iuran BPJS untuk Para Pekerja
Berinvestasi di Semarang, Ini Pujian Raffi Ahmad untuk Mbak Ita
Pemprov Jateng-Kodam IV Diponegoro Gelar Pasar Murah, Kendalikan Inflasi Jelang Ramadhan
Operasi Keselamatan Lalu Lintas 2024, Upaya Polda Jateng Turunkan Kecelakaan di Jalan Raya Jelang Ramadhan dan Idul Fitri