Pemkot Semarang Raih Paritrana Award 2024, Mbak Ita Dukung Sosialisasi Iuran BPJS untuk Para Pekerja

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 21 Februari 2024 | 18:14 WIB
Plt Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Hernowo Budi Luhur mewakili Wali Kota Semarang, menerima Penganugerahan Penghargaan Paritrana Award 2024 tingkat Jawa Tengah dari Sekda Jaten
Plt Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Hernowo Budi Luhur mewakili Wali Kota Semarang, menerima Penganugerahan Penghargaan Paritrana Award 2024 tingkat Jawa Tengah dari Sekda Jaten

Semarang, suarapembaruan.news - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkapkan rasa syukurnya atas penganugerahan Paritrana Award 2024 untuk Pemerintah Kota Semarang. 


Bersama jajarannya, Mbak Ita, sapaan akrabnya juga mendukung sosialisasi iuran BPJS untuk para pekerja. Menurutnya, banyak manfaat yang sudah dirasakan oleh pekerja khususnya di Pemkot Semarang.


"Pemkot Semarang berkomitmen untuk memberikan naungan perlindungan untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja di Kota Semarang. Alhamdulillah penghargaan ini adalah bonus dan suntikan motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik ke depannya," tandas Mbak Ita, Rabu (21/2).


Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berhasil meraih gelar juara dalam Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Paritrana Award Tahun 2024 tingkat Provinsi Jawa Tengah.


Paritrana Award merupakan ajang penghargaan yang diberikan oleh Presiden RI kepada pemerintah provinsi, kabupaten, kota, dan pelaku usaha yang mendukung penuh pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Plt Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Hernowo Budi Luhur mewakili Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima Penganugerahan Penghargaan Paritrana Award 2024 tingkat Jawa Tengah yang berlangsung di Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, Rabu (21/2).


"Alhamdulillah berkat kerja keras Bu Wali dan juga teman-teman di Disnaker, siang ini kita mendapatkan penghargaan juara Paritrana Award kategori pemerintahan," ujar Plt. Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur.


Hernowo mengatakan, upaya dan terobosan Pemkot Semarang terkait BPJS Ketenagakerjaan sangat terstruktur.


"Kegiatan-kegiatan mulai dari ASN, Non-ASN, hingga lini masyarakat paling bawah yakni RT dan RW kami dorong agar bisa ter-cover BPJS Ketenagakerjaan. Di situlah Kota Semarang mendapatkan penghargaan," jelas Hernowo.


Hernowo menambahkan jika Pemkot Semarang berhasil menjadi juara mengalahkan 35 kabupaten kota se-Jawa Tengah, disusul peringkat kedua diraih Kabupaten Demak, dan peringkat ketiga Kota Tegal.


"Bu Wali memiliki kebijakan sangat bagus. Termasuk melindungi masyarakat lini bawah yang beresiko seperti RT, RW dan mendorong agar bisa memiliki BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.


Selain itu, Dinas Ketenagakerjaan Kota Semarang juga berencana melindungi pekerja rentan seperti PKL, petani kurang mampu, nelayan kurang mampu dan pekerja ekonomi bawah untuk bisa terlindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X