Santriwati Banyumas Tewas Tenggelam di Curug Kanesia usai Terpeleset saat Foto Bersama

Photo Author
Philipus Anton, Suara Pembaruan
- Rabu, 13 Mei 2026 | 15:00 WIB
Pencarian Korban tenggelam di curug Kanesia dok.ist
Pencarian Korban tenggelam di curug Kanesia dok.ist

Banyumas, SUARA PEMBARUAN – Kegiatan outing class yang seharusnya menyenangkan berakhir tragis. Seorang santriwati Pondok Pesantren ZIIS Cilongok, Banyumas, ditemukan meninggal setelah tenggelam di Curug Kanesia, Baturraden, Selasa (12/5/2026).

Korban berinisial A (16) terpeleset saat akan mengikuti sesi foto bersama rombongan di area air terjun.

 

Kronologi Kejadian

Ketua Tim Rescue, Ilham Faristio, menjelaskan bahwa sebelum menuju curug, para santri lebih dulu mengikuti kegiatan di Gedung Diklat Baturraden.
“Pada pukul 08.30 WIB mereka melakukan outing classke Curug Kanesia,” ujar Ilham di lokasi kejadian.

Saat hendak berfoto bersama, korban terpeleset dan jatuh ke kolam air terjun.

 

Kolam Sedalam 7 Meter

Relawan yang berada di sekitar langsung melakukan pencarian. Namun, arus deras dan kedalaman kolam menyulitkan proses evakuasi hingga akhirnya Basarnas dikerahkan.

Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 10.15 WIB, setelah kurang lebih satu jam tenggelam.

“Debit air sebenarnya normal, tapi air terjunnya deras sekali. Korban berada di bawah batu, paling dekat dengan air terjun,” kata Imam, relawan SAR Banyumas.
“Kedalaman kolam sekitar 7 meter,” imbuhnya.

 

Imbauan dan Video Viral

Tim SAR mengimbau wisatawan agar selalu waspada saat berada di area curug, karena meski terlihat tenang, beberapa titik memiliki kedalaman berbahaya.

Halaman:

Editor: Philipus Anton

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X