Program MBG Diminta Ubah Arah, Fokus ke Lapangan Kerja dan Ekonomi Rakyat

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB
CEO Promedia Group Agus Sulistriyono. (Dok. Promedia)
CEO Promedia Group Agus Sulistriyono. (Dok. Promedia)

Kelompok yang dimaksud antara lain buruh harian lepas, buruh tani, pekerja bangunan, masyarakat kurang mampu, lansia, serta warga di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ia mencontohkan banyak buruh tani di sejumlah daerah yang bekerja dengan sistem harian tanpa fasilitas makan dari pemberi kerja. Dalam kondisi seperti itu, bantuan makanan siap santap dinilai dapat membantu mengurangi pengeluaran harian dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Bagi pekerja harian dengan penghasilan terbatas, makanan yang diterima akan langsung dirasakan manfaatnya karena dapat mengurangi biaya hidup sehari-hari,” katanya.

Sementara untuk program peningkatan gizi dan pencegahan stunting, Agus menyarankan pemerintah menyiapkan skema khusus yang lebih terarah kepada ibu hamil dan kelompok rentan lainnya, sehingga tujuan kesehatan masyarakat dapat tercapai secara lebih efektif.

Menurutnya, evaluasi menyeluruh terhadap konsep, sasaran, dan tata kelola MBG diperlukan agar program yang menyerap anggaran besar tersebut mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X