Belakangan, proyek tersebut menjadi perhatian aparat penegak hukum setelah muncul dugaan mark up harga dalam proses pengadaan. Selain itu, vendor yang terlibat disebut belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditentukan.
Dalam perkembangan kasus tersebut, Kejaksaan Agung telah menetapkan sejumlah tersangka, termasuk mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, Lodewyk Pusung, serta pimpinan perusahaan penyedia motor listrik.
Hingga kini, publik masih menantikan penjelasan resmi dari pimpinan baru BGN terkait kelanjutan penggunaan ribuan motor listrik tersebut serta langkah yang akan diambil untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan efektif dan akuntabel.
Artikel Terkait
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Klaim Kantongi Nama-Nama Besar dalam Kasus MBG
Dapur MBG Ramai-ramai Berhenti Beroperasi, BGN Tegaskan Tak Ada Instruksi Penghentian Program
Dana Rp218 Miliar untuk 97 Dapur MBG Diduga Raib, Investor Bongkar Dugaan Skandal di Lingkungan BGN
ICW Soroti Skandal BGN: Ganti Pimpinan Tak Cukup, Sistem MBG Harus Dibenahi
MBG Tak Lagi untuk Sekolah Elite? Wacana Kepala BGN Baru Picu Perdebatan Publik