Bengkulu,SUARAPEMBARUAN-Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengimbau semua pihak di Kabupaten Bengkulu Selatan untuk menyukseskan pemutungutan suara ulang (PSU) atau pilkada bupati dan wakil bupati ulang pada 19 April 2025 ini.
"Saya mengimbau semua pihak di Bengkulu Selatan untuk mendukung pilkada bupati dan wakil bupati ulang pada 19 April 2025, sehingga pesta demokrasi ini dapat berjalan lancar dan sukses sesuai harapan bersama," kata Gubernur Helmi Hasan, di Bengkulu, Kamis (17/4/2025).
PSU Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan diikuti sebanyak 3 pasang calon bupati dan wakil bupati, yakni pasangan Surya Tati-Ii Sumirat, Elva Hartati-Makrizal, dan pasangan Rivai Tajudin-Yevri.
Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Minta Dokter Kandungan Garut Dicabut Izinnya
Pilkada Bengkulu Selatan karena hasil gugutan pasangan Rivai Tajudin-Yrvri ke MK dan MK memerintahkan agar pilkada daerah ini dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) dan mendiskualifiasi calon bupati Gusnan Mulyadi dan wakil bupati Ii Sumirat tetap sebagai calon.
Atas keputusan MK tersebut, KPU Bengkulu Selatan mempersiapkan dan partai pengusung pasangan Gusnan-Ii Sumirat, yakni Golkar dan Nasdem menjaring calon bupati pengganti Gusnan dan terpilihlah Surya Tati ayuk kandung mantan Gubernur Bengkulu, Agusrin M Najamudin dan Wakil Bupati Ii Sumirat adik kandung mantan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.
Gubernur Bengkulu juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Sekatan tidak melakukan intervensi dan bersikap netral serta tidak memihak salah satu calon, teruama bagi ASN dan TNI/Polri yang ada di wilayah tersebut.
"PSU Bengkulu Selatan diikuti tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk memperebutkan kursi kepala daerah karena hasil Pikada sebelumnya telah dibatalkan MK. Dalam PSU nanti, pemerintah kabupaten harus bersikap netral tanpa memihak salah satu calon," harap Helmi Hasan.
Gubernur Halmi juga mengimbau masyarakat Bengkulu Selatan yang berusia 17 tahun ke atas dan tercatat sebagai pemilih diminta untuk mendatangi TPS setempat guna menyalurkan hak politiknya pada PSU 19 April mendatang.
"Saya mengimbau adik sanak di Bengkulu Selatan yang tercatat sebagai pemilih pilkada ulang agar mendatangi TPS setempat untuk menggunakan hak pilih pada PSU 19 April nanti. Hak pilih warga menentukan masa depan Kabupaten Bengkulu Selatan lima tahun kedepan," tambahnya.
Baca Juga: Alur Pelabuhan Pulau Baai Membaik, KMP Pulo Tello Kembali Berlayar Bengkulu-Enggano
Sementara itu, anggota Bawaslu Bewngkulu Selatan, Hidayat minta para pejabat dan ASN di daerah ini untuk bersikap netral pada PSU yang akan dilaksanakan pada 19 April mendatang.
Pasalnya, ASN hanya memiliki hak suara tapi tidak boleh melakukan politik praktis, apalah sempat menjadi tim sukses salah satu pasangan calon tidak dibenarkan sama sekali.