Bengkulu, SUARAPEMBARUAN-Kapal motor (KMP) Pulo Telo kembali melayani pelayaran Bengkulu-Enggano dan sebaliknya, setelah sempat tidak berlayar selama dua pekan akibat alur pelabuhan Pulau Baai mengalami pendangkalan hebat.
Namun, setelah PT Pelindo mulai melakukan pengerukan alur, maka KM Telo-Telo sudah bisa melintasi alur, dan dijadwalkan, Selasa (15/4/2025) sore, kapal milik PT ADP ini kembali melayani pelayaran Bengkulu-Enggano.
uKepala Supervisi PT ASDP Indonesia Ferry Indonesia Bengkulu, Radmiadi ketika dikonfirmasi, Senin (14/4/2025) membenarkan hal tersebut. "Dijadwalkan besok, Selasa (15/4/2025) KMP Pulo Telo berlayar membawa penumpang, sembako ke Pulau Enggano menyusul berangsur membaiknya alur pelabuhan Pulau Baai," ujarnya.
Baca Juga: Ratusan Produk Hukum Daerah Soal Pengakuan Masyarakat Adat Tak Berfungsi
Hasil uji alur pelabuhan pukul 07.30 wib KMP Pulo Telo berhasil keluar alur dengan kondisi kapal kosong. Maka kapal lepas jangkar di luar alur Pelabuhan Pulau Baai, direncanakan para penumpang akan diantar atau lansir dari pelabuhan ke kapal.
"Jadi penumpang dilansir dari kolam pelabuhan menuju kapal di luar kolam. Kapal yang melansir nanti akan dibantu oleh Basarnas, KSOP, Lanal, Polair," ujar Radmiadi.
Keberhasilan KMP Pulo Telo melewati alur menuju samudera dibenarkan General Manager PT Pelindo Regional 2 Bengkulu, S. Joko. Ia mengatakan, KMP Pulo Tello berhasil melintasi alur Pelabuhan Pulau Baai pada uji coba alur yang selama beberapa hari telah dikeruk oleh Pelindo.
Hasil pengerukan alur pelabuhan Pulau Baai ini, katanya membuktikan bukti bahwa Pelindo secara serius dalam menangani kondisi kritis alur pelayaran tersebut, serta sekaligus mengatasi kemacetan jalur transportasi melalui Pelabuhan Pulau Baai.
Baca Juga: Nelayan Nasal, Kaur Keluhkan Harga Benur di Bawah Ketentuan Resmi
Keberhasilan Kapal Pulo Tello melewati alur ini tidak lepas dari dukungan semua pihak terkait di lapangan, yakni Pelindo Group Bengkulu, PT ASDP, TNI AL, Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Polairud, KSOP Kelas III Pulau Baai Bengkulu, PT Pertamina, Camat Pulau Enggano dan para Asosiasi Pengguna Jasa.
Pekerjaan pengerukan ini merupakan salah satu bagian dari program revitalisasi pelabuhan Pulau Baai yang dikelola oleh PT Pelindo Regional 2 Bengkulu.
Pendangkalan alur selama beberapa bulan terakhir telah menghambat aktivitas pelayaran, terutama kapal berukuran besar yang kesulitan keluar dan masuk pelabuhan ini.
"Sekarang setelah adanya pengerukan yang sedang dilakukan PT Pelindo bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu, kini alur Pelabuhan Pulau Baai Kembali bisa dilintasi Kapal Pullo Telo dengan tujuan ke Enggano," ujar Joko.
Baca Juga: Pemprov Bengkulu Tetapkan Harga Pembelian TBS Sawit di Pabrik CPO Rp 3.143/Kg
Keberhasilan kapal Pullo Telo melintasi alur pelabuhan ini merupakan langkah awal normalisasi alur pelabuhan, untuk nantinya dapat mendukung distribusi barang dan komoditas lainnya.
Joko menjelaskan, pengerukan tahap awal menunjukkan hasil signifikan. “Saat ini kami fokus bekerja melakukan pengerukan dengan peralatan yang ada guna memastikan alur secepatnya dapat dilintasi Kapal dan hari ini membuahkan hasil, yakni Kapal penumpang KM Pulo Tello tujuan ke Enggano berhasil melewatinya dengan selamat,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/4/2025).