peristiwa

Viral Mertua Labrak Polisi di Baubau, Dugaan Selingkuh dengan Pegawai Kejari Bikin Heboh

Kamis, 9 Juli 2026 | 08:13 WIB
Menyoroti viralnya kasus perselingkuhan antara seorang polisi dengan jaksa di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). (Instagram.com/@infobutonraya)

 

Baubau, SUARA PEMBARUAN - Sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu melabrak menantunya di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, viral di media sosial. Peristiwa itu menjadi sorotan setelah menantu yang dimarahi diketahui merupakan anggota Polres Buton berinisial SSR (30), yang diduga tengah bersama perempuan lain di dalam mobil.

Video tersebut beredar luas melalui akun Instagram @infobutonraya pada Rabu (8/7/2026). Dalam rekaman itu, ibu yang disebut sebagai mertua SSR tampak emosi saat mendapati menantunya berada satu mobil dengan seorang perempuan berinisial FMS, yang disebut bekerja di Kejaksaan Negeri Baubau.

Peristiwa itu dikabarkan terjadi di Jalan Poros Baubau–Batauga menjelang malam. Di lokasi, suasana sempat memanas karena sang ibu terlibat adu mulut dengan SSR hingga menarik perhatian warga dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

Dalam video, sang ibu terdengar meminta orang di sekitarnya untuk merekam wajah perempuan yang berada di dalam mobil tersebut. Ia meluapkan kemarahan karena menilai perempuan itu telah merusak rumah tangga anaknya.

“Rekam wanita itu, teganya kamu selingkuh di belakang anak saya,” teriak sang ibu dalam video yang beredar.

SSR yang berada di lokasi sempat berupaya menenangkan situasi dan menyatakan ingin memberi penjelasan. Namun emosi keluarga sudah telanjur memuncak. Sang ibu terus berusaha melihat wajah perempuan yang ada di dalam mobil, sementara orang yang merekam video juga terdengar menegur perempuan tersebut.

Dugaan perselingkuhan itu disebut bermula dari kecurigaan istri SSR berinisial P. Ia mengaku mendapatkan informasi dari kerabat dan sopir keluarganya yang sempat melihat suaminya singgah di beberapa lokasi bersama perempuan lain.

“Pertama itu bibiku yang lihat dia singgah beli roti di Kilo 1, setelah itu sopir bapakku lihat juga suamiku singgah di warung di Jalan Murhum,” kata P dalam keterangannya di Kendari, Rabu (8/7/2026).

Menurut P, kabar itu membuat keluarganya semakin yakin untuk menelusuri keberadaan SSR. Apalagi sebelumnya ia memang sudah menaruh curiga terhadap perilaku suaminya. Setelah mendapat informasi bahwa SSR berada di wilayah Buton Selatan, ibunya langsung bergerak menyusul untuk memastikan dugaan tersebut.

“Waktu mamaku dapat informasi kalau suamiku ada di pantai di Buton Selatan, dia langsung susul ke sana untuk memastikan kecurigaanku. Dan benar, di jalan mamaku dapati suamiku sedang bersama perempuan itu di dalam mobil,” ujarnya.

Insiden tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah warganet menyebut kejadian itu seperti adegan drama karena berlangsung di jalan raya dan melibatkan anggota polisi serta seorang perempuan yang disebut sebagai pegawai kejaksaan.

Pihak keluarga kini disebut telah melaporkan SSR ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Tenggara. Laporan itu berkaitan dengan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan SSR sebagai anggota kepolisian. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait tindak lanjut atas laporan tersebut.

Tags

Terkini