Yogyakarta, SUARA PEMBARUAN – Kericuhan antar pelajar terjadi di depan SMK Piri 1 Yogyakarta, Jalan Kemuning No.14, Baciro, Gondokusuman, pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 10.15 WIB. Peristiwa ini dipicu aksi provokatif rombongan konvoi kelulusan yang diduga berasal dari SMK N 3 Yogyakarta.
Kronologi kejadian bermula saat rombongan sekitar 30 sepeda motor melintas dari arah selatan Jalan Andong. Mereka membunyikan knalpot, mengacungkan serta memutar gasper (sabuk) ke udara, lalu menyabetkannya ke arah siswa SMK Piri 1 yang sedang beristirahat. Aksi tersebut memicu emosi siswa SMK Piri 1 sehingga terjadi kejar-kejaran dan gesekan fisik yang berlangsung singkat.
Akibat kejadian ini, delapan siswa SMK Piri 1 mengalami luka ringan akibat sabetan gasper, benturan, dan pukulan benda keras. Korban antara lain Luthfi Cahya Wardana (luka pelipis atas mata kiri), Yusa Raditya Mahendra (luka pergelangan tangan kiri), M Rafli (jari kelingking kanan kena sabuk), Muhammad Riski Pratama (pinggang kanan tertabrak), Lintang Dwi (luka punggung kena gasper dan tangan kanan tertabrak motor), Adit Saputra (bahu belakang dipukul besi, tangan kiri kena gasper), Devin Raya Iswantianto (tangan kiri kena gasper), serta Tegar Putra (jari kelingking kiri lecet kena gasper).
Petugas berhasil mengamankan dua terduga pelaku, yaitu Muhamad Alghifari (16 tahun), warga Sribit, Berbah, Sleman, yang bersekolah di kejar Paket C Ma’arif Piyungan; dan Muhammad Fanabilah (17 tahun), warga Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta. Barang bukti yang diamankan berupa dua unit HP, dompet berisi KTP dan uang Rp835.000, serta satu sepeda motor.
Dua orang saksi yang diperiksa adalah Sihono (security SMK Piri 1) dan Abdul Lubis (guru BK SMK Piri 1).
Berdasarkan keterangan saksi, rombongan konvoi tersebut sebelumnya juga diduga melakukan aksi provokasi di SMK N 5 Yogyakarta. Pihak kepolisian masih menyelidiki kemungkinan keterlibatan pelajar dari sekolah lain.
Pukul 12.05 WIB situasi dinyatakan aman dan kondusif. Personel Koramil 03/Gondokusuman dan Polresta Yogyakarta masih disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi aksi balasan atau konvoi susulan. Pihak SMK Piri 1 mengambil langkah antisipatif dengan memulangkan siswa lebih awal.
Artikel Terkait
33.625 Pelajar Keracunan MBG, Target 3000 Porsi per SPPG Dinilai Tidak Masuk Akal
Pecahkan Rekor Top Speed, Veda Kokoh Puncaki Klasemen Rookie Jelang Balapan di Le Mans
MBG Harus Jalan Terus: Kembalikan Kepercayaan Publik, Kepala BGN dan Jajarannya Legowo mundur!
Dosen UGM Terjerat Laporan Polisi, Kemitraan Dapur MBG Margosari Berujung Sengkarut
Apakah Aturan tidak berlaku untuk orang berpangkat? Oknum AKBP Berkendara Sambil Merokok Tanpa Sabuk Pengaman Menyedihkan