Menu MBG Ramadan Disorot Pandji, Wali Kota Solo Turun Langsung Tegur SPPG Mojosongo

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 16 Maret 2026 | 12:35 WIB
Pandji Pragiwaksono ikut komentari menu MBG Ramadan SPPG Mojosongo. (Threads/pandji.pragiwaksono)
Pandji Pragiwaksono ikut komentari menu MBG Ramadan SPPG Mojosongo. (Threads/pandji.pragiwaksono)

 

Surakarta, SUARA PEMBARUAN  – Menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah unggahan di media sosial memicu perdebatan. Komika Pandji Pragiwaksono ikut menyinggung menu MBG yang disediakan oleh **Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Mojosongo di Surakarta.

Melalui akun Threads miliknya pada Jumat (13/3/2026), Pandji mengunggah foto paket makanan MBG yang berisi ikan fillet tepung, kentang goreng, dan satu buah jambu kristal yang dikemas dalam kondisi vakum.

“Bro,” tulis Pandji singkat dalam unggahannya yang kemudian ramai diperbincangkan warganet dan memicu lebih dari seribu komentar.

Unggahan tersebut bahkan mendapat tanggapan langsung dari Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, yang menyampaikan bahwa pihaknya telah memberi perhatian khusus terhadap penyedia layanan gizi tersebut.

“Selamat malam mas, untuk SPPG tersebut sudah mendapatkan perhatian khusus dari Satgas MBG Surakarta nggih, mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tulis Respati dalam kolom komentar.

Tak hanya merespons di media sosial, Respati juga mendatangi langsung dapur SPPG Mojosongo untuk meminta klarifikasi sekaligus memberikan teguran kepada pihak pengelola.

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagramnya, Respati terlihat meminta komitmen dari pengelola agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Saya ingatkan sekali lagi, saya ingin semuanya berjalan baik. Tolong komitmennya bersama, jangan sampai hal seperti ini terjadi berulang,” ujarnya.

Respati juga mengungkapkan bahwa persoalan tersebut telah mendapat perhatian dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang turut memberikan teguran terkait kualitas penyajian menu program MBG.

Ia menegaskan bahwa pemerintah kota bersama aparat terkait akan menindak tegas penyedia layanan yang tidak menjalankan program sesuai ketentuan.

“Saya bersama TNI, Polri, dan Kejaksaan akan menindak tegas SPPG yang tidak melaksanakan sesuai ketentuan dan masyarakat justru menjadi korban,” tegasnya.

Menanggapi polemik tersebut, Kepala SPPG Mojosongo, Herdi, menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi di masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa menu yang dibagikan pada Selasa (10/3/2026) sebenarnya terdiri dari ikan fillet tepung, kentang goreng, serta buah, dengan perbedaan porsi antara paket besar dan kecil.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X