pendidikan

Dosen dan Mahasiswa Pertanian Unhas Latih Petani Optimalkan Pekarangan dan Gandakan Produksi Cabai

Senin, 24 Juni 2024 | 19:16 WIB
Dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian Unhas melakukan pengabdian kepada masyarakat di Desa Campagaya, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, berlangsung hingga November 2024. (Ist)

Takalar – Suarapembaruan.news. Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), merupakan wilayah yang subur, namun masalah utama yang dihadapi masyarakat di daerah tersebut adalah pemanfaatan pekarangan belum dioptimalkan, umumnya lebih didominasi oleh tanaman hias, bahkan banyak pekarangan dibiarkan terlantar dan gersang.  Pengetahuan kelompok tani juga masih minim tentang teknik budidaya cabai, kemampuan akses pupuk organik sangat minim untuk memenuhi kebutuhan pupuk dalam budidaya cabai di pekarangan.

Itulah alasan mengapa dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) memilih daerah yang terletak sekira 30 Km dari Kota Makassar itu untuk menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan di salah satu desa, bertajuk “Pelatihan Optimalisasi Pekarangan Dengan Teknologi Produksi Lipat Ganda Cabai dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga”. 

Program tersebut merupakan pengabdian kepada masyarakat, dilaksanakan dalam rangka merealisasikan salah satu komponen Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan nya melibatkan Kelompok Tani Talakaya, Desa Campagaya, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, berlangsung mulai Maret 2024 dan direncanakan berakhir November 2024 dengan menggunakan dana hibah Universitas Hasanuddin tahun 2024 melalui LPPM Universitas Hasanuddin.

Peserta kegiatan sosial ini beranggotakan dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian Unhas yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Fachirah Ulfa, MP dengan anggota tim dosen dari berbagai bidang keahlian, yakni Prof. Dr. Ir. Elkawakib Syam’un, MP (Pertanian Organik), Dr. Ir. Rafiuddin, MP (Ekologi), Dr. Ir. Vien Sartika Dewi, MS (Hama dan Penyakit Tanaman), Dr. Ir. Novaty Eny Dungga (Hortikultura/Sayuran), Dr. Ir. Heliawaty (Agribisnis), dibantu oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Unhas masing-masing Rifqah Fadhilah, Ahmad Dzaki Mubarak.

Prof. Dr. Ir. Fachirah Ulfa, MP, Senin (24/06/2024) menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan lahan pekarangan dengan menanam tanaman yang bernilai ekonomi tinggi seperti cabai, dimana kebutuhan akan cabai meningkat dari tahun ke tahun. Untuk mengatasi hal ini maka teknologi produksi lipat ganda (Proliga) yang merupakan program Kementerian Pertanian menjadi solusi.

Kegiatan tersebut dibuka Mei lalu, dihadiri Kepala Desa Campagaya, Kepala Dusun dan Kelompok Tani Talakaya yang terlibat sebagai peserta.

“Pekarangan sangat luas namun masyarakat tidak mengoptimalkan, padahal bisa memberi nilai ekonomi keluarga, misalnya dengan menanam cabai. Pengetahuan mereka tentang teknik budidaya cabai masih minim dan langka yang menggunakan pupuk organik untuk memenuhi kebutuhan budidaya cabai di pekarangan,” jelas Fachirah Ulfa.

Menurutnya, kehadiran dosen dan mahasiswa juga memperkenalkan kepada masyarakat beberapa komponen teknologi proliga yang diterapkan, di antaranya : (1) menggunakan varietas unggul yang adaptif, (2) menggunakan sistem persemaian sehat, (3) meningkatkan populasi tanaman, (4) melaksanakan pengelolaan hara, tanah, dan air, serta (5) pengendalian hama dan penyakit.

Fachirah menambahkan, metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan pembuatan pesemaian serta penanaman cabai di pekarangan. Kelompok tani diajarkan cara menyiapkan bibit sehat dengan naungan atap plastik UV. Selain itu juga diajarkan pembuatan pupuk, zat pengatur tumbuh dan pestisida nabati.

Manfaat kegiatan berupa : (a) Pengetahuan dan keterampilan serta akses terhadap teknologi pertanian yang inovatif pada budidaya cabai di pekarangan, dan (b) Membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dengan menghemat biaya pengeluaran untuk belanja cabai, yaitu dengan cara memproduksi cabai sendiri.

"Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong terwujudnya ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga melalui optimalisasi pekarangan," ujarnya. (SP.news/MK Said)

Terkini

UGM Raih Pendanaan Riset PKM Terbanyak Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 | 19:42 WIB