pendidikan

Undip Lepas 3 Guru Besar dalam Upacara Akademik Purna Adi Cendekia

Kamis, 13 Juni 2024 | 06:33 WIB

Dengan sebaran, di Jawa Barat terjadi 755 bencana; Jawa Tengah 580 bencana: Kalimantan Selatan 490 bencana; dan Kalimantan Timur 252 bencana. Prof Sudharto merupakan Guru Besar Manajemen Lingkungan yang dikukuhkan pada 12 Oktober 1999 dengan pidato ilmiah berjudul “Manajemen Lingkungan Berbasis Kerakyatan dan Kemitraan” bermuatan usulan solusi atas masalah-masalah lingkungan yang mencuat di era pemerintahan Orde Baru sampai dengan masa transisi reformasi.

 

Didorong oleh masih banyaknya kerusakan dan pencemaran lingkungan yang dipicu oleh orientasi Pembangunan yang lebih mengedepankan pertumbuhan ekonomi, ego sektor dan minimnya partisipasi masyarakat muncul pemikiran untuk mengatasi permasalahan lingkungan dengan konsep “Pembangunan Bekelanjutan Regeneratif Menuju Indonesia Emas 2045”. Yakni pembangunan yang menyinergikan antara pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas lingkungan.


Dilanjut dengan paparan ilmiah Prof. Dr. Mudjahirin Thohir, M.S., guru besar yang memasuki masa purna dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Pemikiran yang digagas oleh Prof Mudjahirin yakni “UNDIP dan Peradaban Multikultural”.

 

Berpijak pada UNDIP yang merupakan lembaga pendidikan memiliki tujuan-tujuan penting, diantaranya peneguhan dan peningkatan kualitas akhlak (peradaban) khususnya kepada anak didik (mahasiswa) dan umumnya kepada civitas akademica.

 

Dijelaskan bahwa akhlak perlu dijadikan landasan dalam ranah keilmuan, dan dalam berkehidupan sosial, sebagaimana tugas utama kehidupan manusia adalah makarimal akhlaq, keluhuran ahklak.

 

Dalam lingkungan pendidikan, akhlak komunitas ilmuwan idealnya mengandung 5 hal, yakni: universalism (riset berdasarkan manfaat ilmiah); organized skepticism (semua bukti dapat diuji); disinterestedness (bersifat netral); communalism (ilmu harus dishare, dibagikan); dan honesty and justice (jujur dan adil).


Adapun guru besar berikutnya yang memasuki masa purna tugas adalah Prof. Dr. Ir. Sri Prabandiyani Retno Wardani, M.Sc. dari Fakultas Teknik yang menyajikan pidato ilmiah berjudul “Perjalanan Menuju Kesuksesan Akademik yang Panjang Dimulai dari Langkah-Langkah Kecil”.

 

Dimulai dari menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 1981 dengan golongan ruang 2b (Sarjana Muda). Mengabdi di UNDIP tepatnya di Fakultas Teknik jurusan Teknik Sipil selama 40 tahun. Dipercaya untuk mengemban tugas tambahan selain pekerjaan utama sebagai pengajar.

 

Berkesempatan menduduki jabatan pada organisasi profesi baik nasional maupun internasional. Wanita pertama yang berhasil meraih gelar master, doktor dan guru besar di Fakultas Teknik UNDIP. Diharapkan pidato ilmiah yang disampaikan menginspirasi generasi muda, terutama wanita untuk maju dan tidak Lelah untuk terus belajar.*

Halaman:

Tags

Terkini

UGM Raih Pendanaan Riset PKM Terbanyak Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 | 19:42 WIB