Menanggapi polemik tersebut, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia akhirnya menonaktifkan dewan juri dan MC yang bertugas dalam ajang LCC tingkat Kalimantan Barat.
MPR RI juga memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan lomba agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.