pendidikan

Viral Diduga Sindir Warganet lewat Status WA, Juri LCC MPR RI Kembali Disorot

Kamis, 14 Mei 2026 | 22:28 WIB
Menyoroti beredarnya status WhatsApp yang diduga milik Juri LCC MPR RI, Indri Wahyuni usai kasus protes viral peserta dari SMAN 1 Pontianak. (X.com/@ethadisaputra)

 

Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Polemik ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat masih terus memanas di media sosial. Setelah sebelumnya publik menyoroti keputusan dewan juri yang dianggap tidak konsisten dalam memberikan penilaian, kini perhatian warganet tertuju pada dugaan status WhatsApp milik salah satu juri, Indri Wahyuni.

Nama Indri Wahyuni sebelumnya sudah ramai diperbincangkan usai video protes peserta dari SMAN 1 Pontianak viral di media sosial.

Kala itu, Indri menolak keberatan peserta dengan alasan artikulasi jawaban dinilai kurang jelas oleh dewan juri. Pernyataan tersebut memicu perdebatan karena publik menilai jawaban peserta memiliki substansi yang sama dengan tim lain yang justru mendapat nilai penuh.

Di tengah polemik tersebut, media sosial kembali diramaikan dengan tangkapan layar status WhatsApp yang diduga milik Indri Wahyuni. Status itu pertama kali ramai setelah dibagikan ulang oleh akun X @ethadisaputra pada Rabu, 13 Mei 2026.

Dalam unggahan yang beredar, Indri diduga membela keputusan juri yang memenangkan SMAN 1 Sambas atas SMAN 1 Pontianak.

Ia juga disebut menyinggung sikap publik yang dianggap hanya fokus membela satu sekolah dan mengabaikan peserta lain.

Salah satu bagian yang paling menuai reaksi warganet adalah ketika status tersebut menyinggung soal laporan harta kekayaan atau LHKPN yang mulai ramai diperbincangkan publik.

Alih-alih memberikan klarifikasi, status tersebut justru dinilai bernada provokatif karena berisi tantangan terbuka kepada pihak yang mengkritiknya.

Unggahan itu kemudian memicu kritik baru dari warganet karena dianggap tidak menunjukkan sikap penyesalan di tengah polemik yang masih berlangsung.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Indri Wahyuni terkait keaslian maupun isi status WhatsApp yang beredar luas tersebut.

Sebelumnya, polemik LCC Empat Pilar MPR RI mencuat setelah tayangan lomba memperlihatkan adanya perbedaan penilaian terhadap jawaban peserta.

Regu C dari SMAN 1 Pontianak sempat mendapat pengurangan nilai terkait jawaban mengenai proses pemilihan anggota BPK. Namun jawaban dengan substansi serupa dari regu lain tetap mendapat poin penuh.

Peristiwa itu memicu protes langsung dari peserta dan akhirnya viral di media sosial hingga menjadi perhatian nasional.

Halaman:

Tags

Terkini