pendidikan

OJK Jateng Dorong Inklusi dan Pendidikan Setara

Kamis, 11 Desember 2025 | 11:42 WIB
OJK Jateng dan FKIJK perkuat inklusi keuangan lewat bantuan pendidikan untuk pelajar disabilitas serta siswa kurang mampu.

 

 

Semarang, SUARA PEMBARUAN  — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Jawa Tengah terus memperkuat sinergi untuk mendorong inklusi keuangan di berbagai lapisan masyarakat. Baca Juga: JKN Jadi Penopang Harapan Bagi Anak Pejuang Thalasemia

Salah satu langkahnya adalah melalui penyerahan dana pendidikan kepada 166 pelajar penyandang disabilitas pada Selasa (2/12), bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan Jawa Tengah 2025 bertema “JATENG JAWARA – JAwa TENGah JAngkau WARga Optimalkan Akses Keuangan”, sekaligus momentum menyambut Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember.Baca Juga: Natal KCC Meriah dengan Sentuhan Bali dan Harmoni Angklung

Kepala OJK Jateng, Hidayat Prabowo, menegaskan bahwa momen ini menjadi pengingat bahwa seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas, berhak memperoleh akses keuangan yang aman dan terjangkau.

Ia juga mengapresiasi kontribusi seluruh industri jasa keuangan yang aktif menyalurkan bantuan melalui program CSR untuk mendukung pelajar yang membutuhkan.

“Bantuan ini menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk belajar dan meraih masa depan, tanpa terkendala ekonomi maupun kondisi fisik,” ujar Hidayat.Baca Juga: AIvolusi5G Melaju di Jateng–DIY, Indosat Perluas 5G hingga 22 Kecamatan dan 99% Populasi Semarang

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Sadimin; Ketua FKIJK Jawa Tengah, Ony Suharsono; para pimpinan industri jasa keuangan; serta pelajar dari lima Sekolah Luar Biasa bersama orang tua dan guru pendamping.

Sadimin menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan sektor industri merupakan bukti nyata manfaat gotong royong. Ia berharap aksi ini dapat berlanjut dan menjadi budaya sinergi yang berkesinambungan.Baca Juga: BPSDM Bengkulu Umumkan Peserta Pelatihan KPA dan PKP Angkatan XI 2025 Lulus 100 Persen

Ony Suharsono menambahkan bahwa bantuan dana pendidikan ini diharapkan mampu menambah semangat para pelajar dalam menatap masa depan, sekaligus menegaskan komitmen FKIJK untuk mendukung inklusi keuangan bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis dana pendidikan dari industri jasa keuangan kepada perwakilan pelajar serta edukasi tentang pentingnya menabung oleh OJK Jateng. Kegiatan ditutup dengan pembukaan rekening oleh tujuh bank untuk menyalurkan dana pendidikan dari 11 lembaga jasa keuangan anggota FKIJK.*Baca Juga: Pemkot Tata Kawasan Pasar Panorama Kota Bengkulu, Ratusan PKL Segera Ditertibkan

Selain untuk pelajar penyandang disabilitas, bantuan juga diberikan kepada 145 pelajar kurang mampu melalui kerja sama OJK Jateng, Dinas Pendidikan Kota Semarang, dan FKIJK Jawa Tengah. Acara berlangsung di Aula B Dinas Pendidikan Kota Semarang pada Jumat (5/12).

Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Jateng, Taufik Andriawan, menyampaikan bahwa dukungan pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang mandiri dan berdaya saing. Ia juga memberikan apresiasi kepada industri jasa keuangan atas kontribusi CSR mereka.Baca Juga: Cuaca Ekstrem Landa Bengkulu Sepekan Kedepan, Masyarakat Diminta Mewaspadai

Halaman:

Tags

Terkini