pendidikan

Guru Besar Unib Identifikasi 19 "Celako Kemali" Suku Serawai Adaptasi Perubahan Iklim

Selasa, 30 September 2025 | 16:04 WIB
Prof Panji Suminar (kiri) satu dari empat guru besar Universitas Bengkulu dikukuhkan dalam senat yang dipimpin ketuanya, Prof Herawan Sauni, Selasa 30 September 2025.(Foto/Ist)

“Ulu tulung betangisan”, mengartikan; dilarang membuka lahan di lereng yang terdapat dua mata air yang mengalir berlawanan arah. “Sepelansaran mayat”, mengartikan; jika seseorang menanam padi di setengah bagian lereng bukit pada tahun tertentu, maka setengah bagian sisanya dilarang ditanami pada tahun berikutnya.

“Sepelintasan perau atau mengakipitka aiak”, mengartikan; dilarang membuka lahan pertanian di sisi kiri dan kanan sungai. Lahan pertanian hanya boleh dibuka di satu sisi sungai. “Elang setepak atau ncapkkah tunggul rokok sampai ke sawah”, mengartikan; Pembukaan lahan di daerah perbukitan dilarang, sedangkan di daerah lembah masih bisa ditemukan persawahan.

“Tikam luang atau nengakah ulu tulung buntu”, mengartikan; dilarang keras membersihkan lahan pertanian di hulu sungai atau di dekat mata air. “Segelibak bangkai atau sebaliak badan”. mengartikan; tata Kelola pertanian di perbukitan.

“Macan merunggu”, mengartikan; dilarang membuka areal persawahan yang ditumbuhi pepohonan lebat dan sering dijadikan sarang harimau atau tempat tinggal arwah. “Celako kemali sejatinya berisikan pesan keseimbangan ekologis dalam pengelolaan sumber daya alam. Ini merupakan pengetahuan yang seharusnya wajib dijadikan pertimbangan setiap pembangunan di Bengkulu,” demikian Panji.

Suku Serawai merupakan salah satu suku besar di Bengkulu. Mereka hidup di Kabupaten Seluma, Bengkulu Selatan, lalu . menyebar ke luar wilayah untuk berkebun

 

Halaman:

Tags

Terkini

UGM Raih Pendanaan Riset PKM Terbanyak Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 | 19:42 WIB